Tujuh Piala Dibawa Pulang SMKS Yohanes

  • 27 Mei 2026 06:45 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Sikka – Kerja keras dan semangat kompetitif pelajar SMKS Yohanes XXIII Maumere berbuah manis dalam ajang Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) serta Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) tingkat SMK Kabupaten Sikka Tahun 2026. Sekolah ini berhasil membawa pulang tujuh piala dari berbagai cabang lomba seni dan olahraga.

Capaian tersebut menjadi catatan penting bagi SMKS Yohanes XXIII yang pada tahun ajaran ini masuk dalam daftar 100 SMK terbaik di Indonesia. Prestasi itu diraih melalui perjuangan para siswa yang tampil di hadapan kompetitor dari sejumlah sekolah lain di Kabupaten Sikka.

Pada hari pertama FLS3N, Rabu 20 Mei 2026, tiga prestasi berhasil dikunci tuan rumah SMKS Yohanes XXIII di Aula sekolah setempat. Maria Hermiati meraih peringkat kedua pada cabang Vokal Solo, disusul pasangan Gratia Kasih Raja dan Rasti Londa yang finis di posisi kedua Tari Kreasi.

Hasil serupa juga dicatat Anastasia Wada pada cabang Monolog dengan menempati peringkat kedua. Tiga capaian itu menegaskan dominasi sekolah tersebut pada bidang seni, meski belum mampu menembus podium tertinggi.

Dari arena O2SN, tiga pelajar kembali menyumbang prestasi dengan meraih posisi ketiga. Mereka adalah Yohanes Frindi Amara pada Badminton Putra, Andri Afrianda di Pencak Silat Putra, serta Anggelina Marcia Meyer pada Pencak Silat Putri.

Prestasi terbaik datang dari Hesikios Ola Lamaroang yang sukses naik podium utama pada cabang Renang Putra. Kemenangan itu melengkapi total tujuh piala yang berhasil dibawa pulang SMKS Yohanes XXIII dari dua ajang bergengsi tersebut.

Meski demikian, capaian ini belum sepenuhnya menempatkan SMKS Yohanes XXIII sejajar dengan sekolah-sekolah unggulan lainnya. Tambahan posisi keempat pada cabang Atletik Putra dan Atletik Putri tanpa raihan piala menjadi catatan bahwa ruang perbaikan masih terbuka lebar.

FLS3N dan O2SN tingkat SMK Kabupaten Sikka resmi ditutup pada Senin 25 Mei 2026 di Aula SMKS Yohanes XXIII. Penutupan berlangsung sederhana dengan agenda pengumuman juara dan penyerahan piala serta piagam penghargaan bagi tiga peserta terbaik di setiap cabang.

Sekretaris MKKS Kabupaten Sikka, Agustinus Dunia, mengapresiasi antusiasme para pelajar dan sekolah yang terlibat dalam kompetisi tersebut. Ia menilai semangat bertanding yang terlihat sepanjang ajang ini menjadi modal penting dalam membangun budaya prestasi di lingkungan SMK.

Namun, rendahnya partisipasi sekolah menjadi sorotan serius dalam evaluasi tahun ini. Dari 21 SMK di Kabupaten Sikka, hanya lima sekolah yang ambil bagian, sehingga MKKS mendorong keterlibatan lebih luas agar FLS3N dan O2SN tahun depan berlangsung lebih kompetitif dan meriah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....