Tim Debat Frando Dorong Pelajar Berpikir Kritis
- 27 Mei 2026 06:44 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Ende – Lomba debat dinilai menjadi sarana membangun karakter dan kemampuan berpikir kritis generasi muda Kabupaten Ende saat ini. Penilaian tersebut disampaikan tim debat SMA Katolik Frateran Ndao dalam program Generasi Prestasi Pro2 RRI Ende, Jumat, 22 Mei 2026.
Lionel Baje, Presly Gani, dan Chello Tibo berhasil meraih juara pertama lomba debat bahasa Indonesia tingkat Kabupaten Ende tahun 2026. Kemenangan tersebut memperpanjang dominasi SMA Katolik Frateran Ndao menjadi sembilan kali berturut-turut pada ajang debat pelajar tingkat daerah.
Menurut mereka, perkembangan teknologi dan media sosial membuat generasi muda harus lebih bijak memilah informasi yang beredar luas sekarang. Kemampuan berpikir kritis dinilai penting mencegah pelajar mudah percaya terhadap asumsi maupun informasi tanpa sumber data terpercaya jelas.
Presly Gani mengatakan “ketika kalian berani berbicara, maka kalian akan berani bersuara” kepada generasi muda Kabupaten Ende saat siaran berlangsung. Ia menilai keberanian menyampaikan pendapat menjadi langkah awal menghadirkan perubahan positif dalam lingkungan masyarakat maupun pendidikan sekitar.
Tim debat Frateran Ndao menjelaskan kebiasaan membaca membantu pelajar memahami berbagai persoalan sosial dan perkembangan isu nasional terbaru. Literasi digital maupun membaca buku dinilai efektif memperluas wawasan sekaligus melatih kemampuan menyusun argumentasi secara logis dan terarah.
Selain penguatan literasi, mereka juga rutin melakukan simulasi debat untuk menghadapi tekanan selama perlombaan berlangsung kompetitif nantinya. Proses tersebut membantu tim menemukan kelemahan argumentasi sekaligus memperkuat kekompakan menghadapi lawan dari berbagai sekolah berbeda tingkat daerah.
Chello Tibo menilai prestasi akademik harus berjalan seimbang dengan pembentukan karakter generasi muda menuju masa depan lebih baik. Ia menegaskan keberhasilan tidak diperoleh secara instan, melainkan melalui kerja keras, proses panjang, dan pengalaman menghadapi kegagalan sebelumnya.
Melalui program Generasi Prestasi, ketiga pelajar tersebut mengajak generasi muda Kabupaten Ende terus mengembangkan potensi diri secara maksimal. Mereka berharap anak muda lebih percaya diri, berani berpikir kritis, serta aktif menghadirkan dampak positif bagi masyarakat sekitar.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....