Pedagang Ende Kesulitan Dapatkan Sapi jelang Iduladha
- 27 Mei 2026 07:11 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Ende – Menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, pedagang daging sapi di Pasar Mbongawani, Kabupaten Ende, mulai kesulitan mendapatkan pasokan sapi dari peternak. Kondisi itu dipicu tingginya permintaan sapi untuk kebutuhan pengiriman antar pulau, terutama ke Pulau Jawa dan Sulawesi.
Keluhan tersebut disampaikan salah seorang pedagang daging sapi di Pasar Mbongawani, Mohamad Ali, kepada RRI pada Senin 25 Mei 2026. Ia mengatakan sebagian besar peternak kini lebih memilih menjual sapi kepada pembeli luar daerah dengan harga yang lebih tinggi.
Menurut Mohamad Ali, sapi dari Ende dan sejumlah wilayah lain di Flores banyak dikirim ke luar daerah. Akibatnya, pedagang lokal kesulitan memperoleh ternak untuk memenuhi kebutuhan pasar di Ende.
Ia menjelaskan jumlah sapi yang disembelih setiap hari bergantung pada pesanan pelanggan. Dalam sehari, rata-rata pedagang menyembelih hingga tiga ekor sapi untuk dijual di lapak masing-masing.
Meski demikian, tingkat penjualan daging sapi di Pasar Mbongawani juga dipengaruhi kondisi pasar. Kadang dagangan cepat habis terjual, namun tidak jarang pasar terlihat sepi pembeli.
Mohamad Ali mengatakan sebagian besar pelanggan daging sapi berasal dari luar daerah, khususnya masyarakat asal Jawa yang menetap di Ende. Sementara minat masyarakat lokal untuk membeli daging sapi dinilai tidak terlalu tinggi.
“Kalau para pelanggan kami banyak yang pulang mudik ke Jawa, pembeli mulai sepi,” kata Mohamad Ali.
Ia mengaku para pedagang kini harus mencari sapi hingga ke wilayah Lio untuk mendapatkan stok ternak. Namun upaya tersebut tetap sulit karena harus bersaing dengan pembeli dari luar daerah yang berani menawarkan harga lebih tinggi.
Menurutnya, harga sapi dengan ukuran standar yang biasanya berkisar Rp5 juta hingga Rp6 juta kini melonjak akibat persaingan pembeli antar daerah. Pembeli dari luar wilayah bahkan berani menawar hingga Rp9 juta sampai Rp11 juta per ekor.
“Pembeli dari luar beli dengan harga tinggi, jadi kami pedagang daging sapi tentu tidak bisa bersaing dengan mereka,” ujarnya.
Kondisi tersebut dikhawatirkan berdampak pada ketersediaan pasokan daging sapi lokal menjelang Iduladha. Pedagang berharap ada perhatian terhadap distribusi ternak agar kebutuhan masyarakat Ende tetap terpenuhi saat momentum hari besar keagamaan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....