Kemenag RI Dorong Ekoteologi dan Kesejahteraan Guru di Seminari Labuan Bajo
- 27 Mei 2026 09:14 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Manggarai - Sekretaris Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Katolik Kementerian Agama RI, Reginaldus Saverinus Sely Serang, melakukan kunjungan koordinasi tugas dan fungsi bidang pendidikan di SMAK Seminari St. Yohanes Paulus II Labuan Bajo, Senin 25 Mei 2026. Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi dan menyerap berbagai maukan terkait pengembangan pendidikan Katolik di daerah.
Dalam pertemuan bersama pengelola sekolah, para guru, dan pihak terkait, Reginaldus menegaskan pentingnya penyelarasan program pendidikan keagamaan dengan arah kebijakan Kementerian Agama Republik Indonesia. Ia menyampaikan sejumlah fokus program prioritas yang tengah didorong pemerintah, mulai dari pengembangan ekoteologi atau gerakan pelestarian lingkungan, peningkatan kesejahteraan guru, hingga pencegahan kekerasan seksual di lingkungan pendidikan.
Selain itu, Reginaldus juga menyoroti pentingnya penguatan kolaborasi lintas lembaga dalam menghadapi berbagai kondisi kritis serta pembenahan infrastruktur penunjang pendidikan. Menurutnya, berbagai masukan yang diperoleh dari kunjungan tersebut akan menjadi bahan penting dalam penyusunan dan koordinasi penganggaran tahun 2027 bersama Bappenas dan Kementerian Keuangan.
Kepala SMAK Seminari St. Yohanes Paulus II Labuan Bajo, RD. Kristoforus Ramlino, dalam kesempatan itu memaparkan kondisi umum sekolah, data kependidikan, kesiapan lembaga, serta sejumlah kebutuhan mendesak terkait pembenahan tata kelola infrastruktur. Ia juga menyampaikan persiapan lembaga dalam menyongsong Yubileum Seminari tahun 2027 yang diharapkan menjadi momentum penguatan kualitas pendidikan dan pembinaan calon imam.
Kunjungan koordinasi tersebut diharapkan semakin mempererat sinergi antara Ditjen Bimas Katolik Kemenag RI, Kantor Kemenag Manggarai Barat, Keuskupan, serta lembaga pendidikan Katolik di daerah. Melalui kerja sama yang kuat, pengembangan pendidikan berbasis nilai keagamaan, karakter, dan kepedulian lingkungan diharapkan dapat berjalan lebih optimal dan berkelanjutan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....