Tanam Pohon di Detusoko, Kemenag Ende Hidupkan Semangat Ekoteologi

  • 08 Agt 2026 20:08 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Ende – Kantor Kementerian Agama Kabupaten Ende bersama Komunitas Pegawai Katolik (Kompak) menanam pohon di halaman Paroki Santo Yosef Detusoko, Sabtu 8 Juli 2026. Aksi tersebut menjadi bagian dari upaya menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan melalui nilai-nilai keagamaan.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Ende, Nikolaus Nama Payon, turut terlibat dalam kegiatan penanaman pohon bersama jajaran Kompak dan masyarakat di lingkungan Paroki Santo Yosef Detusoko. Kegiatan ini mengangkat semangat “Menjaga Alam sebagai Rahim Kehidupan” yang menempatkan kelestarian alam sebagai bagian dari tanggung jawab manusia.

Nikolaus mengatakan, kepedulian terhadap lingkungan tidak hanya diwujudkan melalui imbauan, tetapi perlu dilakukan dengan tindakan nyata. Penanaman pohon menjadi salah satu bentuk sederhana yang dapat memberikan manfaat bagi lingkungan sekaligus membangun kesadaran bersama tentang pentingnya menjaga alam.

Menurutnya, gerakan tersebut juga menjadi bentuk implementasi Kurikulum Cinta dan ekoteologi, yang mendorong kepedulian terhadap lingkungan sebagai bagian integral dari penghayatan iman. Nilai keagamaan, kata dia, dapat menjadi kekuatan untuk mengajak masyarakat menjaga keberlanjutan alam dan kehidupan.

Aksi penanaman pohon di Detusoko juga sejalan dengan perhatian Kementerian Agama terhadap isu lingkungan melalui pendekatan ekoteologi. Kementerian Agama sebelumnya mendorong Gerakan Penanaman 1 Juta Pohon Matoa sebagai upaya meningkatkan kesadaran ekologis berbasis nilai agama dan mengajak umat berperan aktif dalam pelestarian lingkungan.

Kegiatan bersama tersebut sekaligus memperkuat kolaborasi antara unsur pemerintah dan komunitas keagamaan dalam menjaga lingkungan. Penanaman pohon diharapkan tidak berhenti pada kegiatan simbolis, tetapi dilanjutkan dengan pemeliharaan agar tanaman dapat tumbuh dan memberikan manfaat dalam jangka panjang.

Gerakan itu juga mendukung semangat Asta Protas Kementerian Agama, khususnya dalam membangun kehidupan beragama yang harmonis, berkelanjutan, serta memberikan dampak positif bagi masyarakat dan lingkungan. Pendekatan tersebut menempatkan kepedulian terhadap alam sebagai bagian dari praktik kehidupan beragama.

Melalui aksi di halaman Paroki Santo Yosef Detusoko, Kemenag Ende dan Kompak berharap semakin banyak pihak tergerak melakukan aksi serupa di lingkungan masing-masing. Upaya menjaga alam dinilai perlu dilakukan secara bersama dan berkelanjutan agar manfaatnya dapat dirasakan oleh generasi sekarang maupun yang akan datang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....