Polres Manggarai Barat Gelar Razia Judi Online di Kalangan Personel
- 22 Mei 2026 13:09 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Manggarai Barat - Seksi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polres Manggarai Barat menggelar Operasi Penegakan dan Penertiban Disiplin (Gaktiblin) secara mendadak di Lapangan Apel Mapolres Manggarai Barat, Kamis pagi, 21 Mei 2026.
Kegiatan yang dimulai usai apel pagi sekitar pukul 08.05 WITA itu dipimpin langsung Ps. Kasi Propam Polres Manggarai Barat, IPTU Nyoman Budiarta. Pemeriksaan dilakukan terhadap seluruh personel, mulai dari kelengkapan administrasi, sikap tampang, hingga pemeriksaan telepon genggam untuk mengantisipasi praktik judi online.
IPTU Nyoman Budiarta mengatakan, operasi tersebut merupakan upaya pengawasan internal guna memastikan setiap personel tetap disiplin dan mampu menjadi teladan bagi masyarakat.
“Polisi adalah pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat. Bagaimana kita bisa menertibkan masyarakat jika di internal sendiri masih ada yang tidak tertib. Operasi ini untuk memastikan seluruh personel selalu siap dan menjadi contoh yang baik,” ujarnya di sela kegiatan.
Dalam pemeriksaan itu, personel Propam mengecek kelengkapan administrasi seperti Kartu Tanda Anggota (KTA), KTP, NPWP, dan SIM. Selain itu, pemeriksaan juga menyasar kerapian rambut, jenggot, serta kelengkapan penggunaan pakaian dinas sesuai ketentuan.
Tak hanya itu, pemeriksaan acak terhadap telepon genggam anggota juga dilakukan sebagai tindak lanjut atensi pimpinan Polri terkait pemberantasan judi online di lingkungan internal kepolisian.
“Kami memeriksa secara acak handphone anggota untuk mengantisipasi adanya aplikasi maupun aktivitas yang mengarah pada judi online,” katanya.
Dari hasil pemeriksaan, Propam tidak menemukan aplikasi ataupun aktivitas judi online pada telepon genggam personel. Seluruh atribut dan kelengkapan seragam dinas juga terpantau rapi dan lengkap.
Meski demikian, petugas masih menemukan sejumlah pelanggaran ringan. Dua personel diketahui tidak membawa dokumen administrasi secara lengkap, sementara dua personel lainnya mendapat teguran karena rambut dan jenggot dinilai kurang rapi.
Sebagai bentuk pembinaan, personel yang melakukan pelanggaran diberikan tindakan disiplin fisik berupa push-up sebanyak 30 kali di tempat.
“Tindakan fisik berupa push-up ini sifatnya membina dan memberikan efek jera seketika. Kami juga menekankan agar personel segera melengkapi dokumen yang kurang dan merapikan penampilannya,” ungkap IPTU Nyoman.
Ia menegaskan, operasi serupa akan terus dilaksanakan secara berkala dan tanpa pemberitahuan sebelumnya guna menjaga kedisiplinan personel di lingkungan Polres Manggarai Barat.
“Demi menegakkan kedisiplinan anggota Polri, kegiatan serupa akan kami laksanakan kembali secara acak dan mendadak tanpa imbauan terlebih dahulu,” ucapnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....