NTT Terima 17 Ribu Unit BSPS, Fokus Rumah Layak Huni
- 22 Mei 2026 09:59 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Lombok Barat – Pemerintah meluncurkan Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) Regional Bali, Nusa Tenggara, Maluku, dan Maluku Utara di Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat, Selasa 19 Mei 2026. Kegiatan tersebut dihadiri Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, serta kepala daerah dari sejumlah provinsi.
Peluncuran program dirangkaikan dengan Pelaksanaan Pemilihan Toko Terbuka (PTT) sebagai bagian dari penguatan tata kelola BSPS yang transparan, efektif, dan akuntabel. Peresmian dilakukan melalui pemukulan gong secara simbolis yang terhubung secara luring dan daring dengan sejumlah daerah pelaksanaan BSPS, termasuk Provinsi Nusa Tenggara Timur.
Dalam kesempatan tersebut, pemerintah juga melakukan dialog daring dengan pelaksana dan penerima bantuan BSPS di Kabupaten Belu, NTT. Menteri PKP Maruarar Sirait menegaskan setiap kabupaten di NTT paling sedikit akan menerima 500 unit bantuan BSPS.
Sementara itu, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menyampaikan kabupaten di wilayah perbatasan NTT akan memperoleh tambahan 500 unit rumah, sehingga total bantuan mencapai 1.000 unit rumah per kabupaten.
Pemerintah Provinsi NTT menyebut alokasi BSPS tahun 2026 untuk wilayah tersebut mencapai 17.424 unit rumah. Jumlah itu meningkat hampir 40 kali lipat dibanding tahun 2025 dengan persentase kenaikan mencapai 3.896 persen.
Program BSPS dinilai menjadi bentuk keberpihakan pemerintah pusat terhadap masyarakat berpenghasilan rendah agar memiliki rumah layak huni, sehat, dan berkualitas. Selain meningkatkan kualitas hunian masyarakat, program tersebut juga diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi lokal melalui sektor pembangunan perumahan.
Pemerintah Provinsi NTT menyampaikan apresiasi kepada Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, Menteri PKP, Menteri Dalam Negeri, DPR RI, serta seluruh pihak yang mendukung peningkatan alokasi BSPS bagi masyarakat NTT.
Sinergi antara pemerintah pusat dan daerah diharapkan mampu mempercepat pemerataan pembangunan perumahan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah timur Indonesia.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....