Sekolah Terpadu Seminarium Nagekeo Disiapkan Jadi Pusat Pendidikan Karakter di F
- 20 Mei 2026 13:33 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Ende — Kementerian Agama RI bersama Pemerintah Kabupaten Nagekeo mulai mematangkan rencana pembangunan Sekolah Terpadu Seminarium di Flores, Nusa Tenggara Timur. Proyek pendidikan tersebut diproyeksikan menjadi pusat pembinaan generasi muda yang unggul secara akademik, spiritual, dan moral.
Peninjauan lokasi pembangunan dilakukan di Kabupaten Nagekeo, Selasa 19 Mei 2026. Kegiatan itu dipimpin langsung Dirjen Bimbingan Masyarakat Katolik Kementerian Agama RI, Suparman, bersama sejumlah pejabat pusat dan daerah.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Direktur Pendidikan Katolik Albertus Triatmojo, Kakanwil Kemenag Provinsi NTT Fransiskus Kariyanto dan Wakil Bupati Nagekeo Gonzalo Gratianus Muga Sada. Kehadiran para pemangku kepentingan itu menunjukkan dukungan luas terhadap pembangunan lembaga pendidikan tersebut.
Dalam kunjungan itu, rombongan meninjau langsung lahan yang akan digunakan sebagai lokasi pembangunan sekolah. Kawasan tersebut dinilai strategis untuk pengembangan pendidikan terpadu berbasis karakter dan pembinaan kepemimpinan generasi muda.
Dirjen Bimas Katolik Kemenag RI, Suparman, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Nagekeo dan masyarakat yang telah mendukung penuh rencana pembangunan sekolah seminarium tersebut. Menurutnya, dukungan lintas sektor menjadi modal penting untuk menghadirkan pendidikan yang berkualitas di wilayah Flores.
Ia juga mengapresiasi hibah lahan seluas 10 hektare yang diberikan untuk mendukung pembangunan sekolah. Lahan tersebut akan menjadi fondasi awal pengembangan kawasan pendidikan Katolik terpadu di Kabupaten Nagekeo.
| Baca juga: Lima SMP Ikuti Program School Collabs 2026 |
Sekolah Terpadu Seminarium nantinya tidak hanya difokuskan pada pendidikan formal, tetapi juga pembentukan karakter, kedisiplinan, dan kepemimpinan siswa. Para peserta didik diharapkan mampu berkembang secara intelektual sekaligus memiliki nilai moral dan spiritual yang kuat.
Kolaborasi antara Kementerian Agama, pemerintah daerah, tokoh adat, tokoh agama, dan masyarakat dinilai menjadi kekuatan utama dalam mewujudkan pembangunan sekolah tersebut. Sinergi itu sekaligus memperlihatkan komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Nusa Tenggara Timur.
Pemerintah berharap kehadiran Sekolah Terpadu Seminarium dapat membuka akses pendidikan yang lebih luas bagi generasi muda Flores. Selain menjadi pusat pendidikan, sekolah itu juga diharapkan mampu melahirkan calon pemimpin masa depan yang memiliki integritas dan kepedulian sosial tinggi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....