Metode Gasing Diterapkan untuk Tingkatkan Numerasi Siswa di Sikka
- 18 Mei 2026 10:55 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Maumere — Pemerintah Kabupaten Sikka mulai memfokuskan peningkatan mutu pendidikan pada penguatan literasi dan numerasi siswa pada tahun 2026. Langkah itu dilakukan setelah hasil rapor pendidikan menunjukkan penurunan di sejumlah indikator pembelajaran.
Plt. Kepala Dinas PKO Kabupaten Sikka, Patrisius Pederiko, mengatakan persoalan kualitas pendidikan kini menjadi perhatian utama pemerintah daerah selain pembangunan infrastruktur sekolah. “Literasi dan numerasi kami di Kabupaten Sikka masih rendah berdasarkan standar nasional,” katanya dalam dialog bersama Pro 1 RRI Ende Sabtu 9 Mei 2026.
Menurut Patrisius, pihaknya telah membangun komitmen bersama seluruh kepala sekolah pada momentum Hari Pendidikan Nasional untuk meningkatkan capaian literasi dan numerasi siswa hingga mencapai kategori baik pada 2026.
Komitmen tersebut akan menjadi bagian dari evaluasi kinerja kepala sekolah di Kabupaten Sikka. Pemerintah daerah juga mulai memperkuat kapasitas guru dan metode pembelajaran di setiap satuan pendidikan.
Salah satu upaya yang dilakukan ialah bekerja sama dengan tim Gasing bentukan Prof. Yohanes Surya untuk meningkatkan kemampuan numerasi siswa. Program tersebut menyasar sekolah dengan kemampuan berhitung terendah.
Patrisius mengaku hasil pelatihan menunjukkan perkembangan signifikan. Dalam waktu empat hari pelatihan, sejumlah siswa yang sebelumnya kesulitan berhitung mulai mampu menjawab soal penjumlahan, pengurangan, perkalian, hingga pembagian dengan cepat.
Menurutnya, metode Gasing yang berarti Gembira, Asyik, dan Menyenangkan membuat siswa lebih mudah memahami pembelajaran matematika karena dilakukan melalui permainan dan aktivitas interaktif.
Selain kerja sama dengan tim Gasing, Dinas PKO Kabupaten Sikka juga sedang menjajaki kolaborasi dengan UNICEF untuk mendampingi penguatan pendidikan di sekolah-sekolah.
Patrisius berharap peningkatan kualitas guru dan metode pembelajaran dapat berjalan seiring dengan pembangunan sarana pendidikan. Ia menilai keberhasilan pendidikan tidak hanya ditentukan oleh bangunan sekolah, tetapi juga kualitas pengajaran di ruang kelas.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....