Petani di Tonggur Meninggal usai Tersengat Arus Listrik PLN

  • 14 Mei 2026 10:29 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Manggarai – Kejadian nahas menimpa Virgilius Hamal alias Lius (34), seorang petani asal Kampung Tonggur, Desa Bangka Tonggur, Kecamatan Lelak, Kabupaten Manggarai. Pria tersebut menghembuskan napas terakhirnya setelah tersengat arus listrik dari kabel PLN yang putus di Kompleks SDK Bangka Tonggur pada Selasa sore, 12 Mei 2026.

Peristiwa bermula sekitar pukul 16.00 WITA. Berdasarkan keterangan saksi, Lius bersama tiga rekannya datang ke Kompleks SDK Bangka Tonggur menggunakan mobil dump truck untuk bermain bola voli. Saat memasuki area sekolah, bagian atas mobil tanpa sengaja menyenggol kabel sambungan listrik yang membentang dari kantor sekolah menuju rumah salah satu guru hingga kabel tersebut terputus.

Setelah kendaraan diparkir sekitar 50 meter dari lokasi, Lius berjalan menuju kabel yang menjuntai dengan maksud untuk memperbaikinya. Namun, niatnya tersebut sempat dicegah oleh para saksi dan warga sekitar karena aliran listrik diketahui masih tersambung.

Warga bersama rekannya di lokasi bahkan berteriak memperingatkan agar ia tidak menyentuh kabel lantaran colokan listrik belum dicabut. Adik kandungnya pun turut melarang agar Lius tidak mendekati kabel tersebut.

Namun, Lius tetap bersikeras memegang kabel yang putus itu. Sesaat setelah menyentuh kabel, Lius langsung terjatuh dan tidak sadarkan diri akibat sengatan arus listrik.

Salah satu saksi segera mencabut colokan listrik, sementara warga lainnya berupaya memberikan pertolongan pertama dan melarikannya ke Puskesmas Ketang. Meski sempat mendapatkan penanganan medis secara intensif, nyawa Lius tidak berhasil diselamatkan.

Personel Bhabinkamtibmas Kecamatan Lelak, Aipda Andreas Korsini Ta dan Brigpol Charles Darwin Yansen, langsung mendatangi lokasi kejadian serta rumah duka. Terkait insiden ini, pihak keluarga menyatakan telah ikhlas dan menerima kejadian tersebut sebagai musibah murni akibat kelalaian almarhum.

Menanggapi tragedi ini, Kapolres Manggarai, AKBP Levi Defriansyah, menyampaikan duka cita mendalam. Beliau segera menginstruksikan personel Bhabinkamtibmas untuk berkoordinasi dengan pihak PLN guna menyisir area sekolah dan memastikan tidak ada lagi kabel putus yang masih dialiri listrik.

Kapolres Levi juga menginstruksikan seluruh jajaran Bhabinkamtibmas agar rutin mengedukasi masyarakat agar selalu berkoordinasi dengan PLN dalam pemasangan maupun perbaikan instalasi listrik. "Kami meminta masyarakat untuk selalu berhati-hati. Jangan sekali-kali menyentuh instalasi listrik tanpa memastikan arus telah diputus. Keselamatan jiwa adalah prioritas utama," ujar AKBP Levi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....