BMKG: Waspada Angin Kencang dan Karhutla di NTT

  • 12 Mei 2026 16:51 WIB
  •  Ende
Poin Utama
  • Wilayah NTT saat ini sedang memasuki masa peralihan musim (pancaroba) dari musim hujan ke musim kemarau.
  • Masyarakat diminta waspada terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) akibat embusan angin kencang yang bersifat kering.

RRI.CO.ID, Sikka - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Frans Seda Sikka mengimbau masyarakat di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) untuk mewaspadai potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Hal ini seiring dengan masuknya wilayah NTT ke dalam masa peralihan musim atau pancaroba.

Prakirawan BMKG Frans Seda Sikka, Liza Febrizky, menjelaskan bahwa pada masa pancaroba ini, terdapat potensi angin kencang yang sifatnya kering. Kondisi tersebut menjadi pemicu utama kerawanan kebakaran lahan di berbagai titik wilayah NTT.

"Secara umum, cuaca di Kabupaten Sikka pada pagi hingga malam hari diprediksi cerah berawan. Namun, untuk wilayah Kabupaten Ende dan Nagekeo, masyarakat perlu mengantisipasi adanya hujan dengan intensitas ringan," ujar Liza dalam laporan Info Cuaca RRI, Selasa, 12 Mei 2026.

Liza menambahkan, suhu udara saat ini berada pada rentang 24°C hingga 34°C. Angin secara umum bertiup dari arah Timur hingga Selatan dengan kecepatan berkisar antara 10 sampai 20 km/jam.

Selain cuaca di darat, BMKG juga memberikan peringatan terkait kondisi perairan. Tinggi gelombang laut di perairan Utara maupun Selatan Flores diprediksi mencapai 1,25 hingga 2,5 meter.

"Kondisi gelombang ini masuk dalam kategori sedang. Informasi ini berlaku untuk Rabu, 13 Mei 2026. Kami meminta masyarakat tetap waspada terhadap berita bohong (hoaks) dan selalu memastikan informasi cuaca valid hanya melalui kanal resmi BMKG," ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....