Harga Gula Pasir di Larantuka Naik hingga Rp22 Ribu per Kilogram
- 11 Mei 2026 18:34 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Flotim – Harga gula pasir putih di pasar wilayah Larantuka, Kabupaten Flores Timur, mengalami kenaikan dalam beberapa hari terakhir. Hingga Senin 11 Mei 2026, harga gula yang sebelumnya berada di kisaran Rp18 ribu per kilogram naik menjadi Rp20 ribu hingga Rp22 ribu per kilogram.
Kenaikan harga mulai terjadi sejak awal Mei 2026 di sejumlah kios dan lapak pedagang di Pasar Larantuka. Pedagang mengaku harga dari distributor mengalami kenaikan dibandingkan pekan sebelumnya.
Selain dipengaruhi pasokan yang terbatas, biaya distribusi menuju Flores Timur juga disebut menjadi penyebab naiknya harga gula di tingkat pasar. Kondisi tersebut membuat harga jual gula berbeda-beda di setiap pedagang.
Sejumlah warga mulai mengeluhkan kenaikan harga gula pasir karena menjadi salah satu kebutuhan pokok rumah tangga. Kenaikan harga dinilai cukup memberatkan masyarakat, terutama warga dengan penghasilan harian.
Pedagang mengaku daya beli masyarakat mulai menurun sejak harga gula naik. Jika sebelumnya pembeli membeli satu hingga dua kilogram, kini sebagian warga memilih membeli setengah kilogram untuk menyesuaikan pengeluaran.
Kenaikan harga gula juga mulai dirasakan pelaku usaha kecil seperti penjual minuman dan pembuat kue rumahan. Mereka khawatir biaya produksi akan terus meningkat apabila harga gula belum kembali stabil dalam waktu dekat.
Salah seorang pedagang mengatakan stok gula masih tersedia, namun harga dari distributor terus mengalami kenaikan. Kondisi tersebut membuat pedagang tidak memiliki pilihan selain menyesuaikan harga jual kepada konsumen.
Masyarakat berharap pemerintah daerah melalui instansi terkait dapat melakukan pemantauan pasar secara rutin. Pengawasan distribusi dan ketersediaan bahan pokok dinilai penting untuk menjaga stabilitas harga di pasaran.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....