SDI Maumere Refleksikan 40 Tahun Perjalanan Pendidikan
- 09 Mei 2026 16:10 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Sikka – Keluarga besar SDI Maumere menggelar refleksi sejarah dalam rangka memperingati hari ulang tahun ke-40 sekolah tersebut. Momentum itu menjadi ajang memperkuat komitmen bersama dalam mencetak generasi muda “Gen Z Nian Tana” melalui pendidikan dasar yang bermutu.
Kepala SDI Maumere, Anastasia Burak Hayon, mengatakan perjalanan empat dekade menjadi bukti ketangguhan sekolah dalam menjaga kualitas pendidikan. SDI Maumere pertama kali diresmikan oleh Daniel Woda Palle pada tahun 1986 sebagai sekolah dasar negeri bertingkat pertama di Kabupaten Sikka.
Menurut Anastasia, perjalanan panjang sekolah tidak terlepas dari berbagai tantangan, termasuk ketika bangunan bertingkat sekolah runtuh akibat gempa besar pada tahun 1992. Meski demikian, semangat untuk bangkit dan berkembang tetap terjaga hingga saat ini.
“Harapan kami kepada pemerintah adalah agar gedung sekolah ini dapat dibangun kembali menjadi bangunan tingkat, guna mengembalikan identitas serta menunjang fasilitas belajar siswa,” ujarnya dalam refleksi sejarah HUT ke-40 SDI Maumere di Jalan Wairklau Nomor 33, Kabupaten Sikka.
Di usia ke-40 tahun, SDI Maumere terus mencatat berbagai prestasi, baik di bidang akademik maupun non-akademik. Sekolah tersebut beberapa kali meraih juara lomba IPA dan Matematika tingkat daerah.
Pada bidang non-akademik, SDI Maumere berhasil meraih Juara III Kriya tingkat Provinsi Nusa Tenggara Timur. Sanggar Seni Budaya Lunung Kunung milik sekolah itu juga pernah tampil di tingkat nasional pada tahun 2016.
Anastasia menegaskan keberhasilan sekolah tidak terlepas dari penerapan Kurikulum Merdeka yang adaptif dan kreatif. Selain itu, sekolah mulai mengintegrasikan teknologi pembelajaran melalui smart learning dan media digital interaktif.
Peningkatan kompetensi guru di bidang teknologi informasi terus dilakukan agar proses pembelajaran tetap relevan dengan perkembangan zaman. Langkah tersebut dinilai penting untuk membentuk peserta didik yang mampu bersaing di era digital.
Dalam kesempatan itu, Anastasia mengajak guru, orang tua, dan alumni untuk terus memperkuat kolaborasi demi kemajuan sekolah. Menurutnya, komunikasi yang harmonis dan rasa kekeluargaan menjadi fondasi penting dalam membentuk karakter, disiplin, dan iman peserta didik.
“Doa dan harapan kami di usia ke-40 ini adalah agar SDI Maumere tetap eksis dan terus melahirkan generasi emas yang cerdas serta berakhlak mulia bagi Kabupaten Sikka,” katanya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....