Sekda Sikka Genjot PAD lewat Evaluasi OPD

  • 08 Mei 2026 13:55 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Sikka – Pemerintah Kabupaten Sikka mulai memperketat langkah peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) pada triwulan kedua tahun 2026. Seluruh pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) pengelola PAD diminta segera menggelar rapat evaluasi agar capaian pendapatan daerah bisa menyentuh target 40 persen pada Juni 2026.

Instruksi itu disampaikan Sekretaris Daerah Kabupaten Sikka, Adrianus Parera saat membuka pertemuan bersama di Aula Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Sikka, Jumat 8 Mei 2026. Pertemuan tersebut dihadiri pimpinan OPD pengelola PAD serta para bendahara penerimaan.

Dalam arahannya, Adrianus menegaskan penguatan koordinasi antarlembaga menjadi langkah penting untuk menjaga ritme penerimaan daerah. Menurutnya, seluruh perangkat daerah harus bergerak dengan strategi yang sama agar target PAD tidak hanya menjadi angka di atas kertas.

“Kita perlu mantapkan barisan, berbagi taktik, kiat, dan semangat untuk bersama-sama meningkatkan penerimaan daerah sesuai target-target yang telah kita sepakati,” kata Adrianus Parera. Ia menilai kerja kolektif antar-OPD menjadi kunci menghadapi tantangan fiskal daerah saat ini.

Pemerintah Kabupaten Sikka sendiri menargetkan PAD tahun 2026 mencapai lebih dari Rp124 miliar. Angka tersebut menjadi salah satu penopang utama pembiayaan pembangunan daerah di tengah tekanan ekonomi global yang belum sepenuhnya stabil.

Adrianus mengungkapkan, isu penguatan PAD turut menjadi perhatian pemerintah pusat dalam pertemuan para sekretaris daerah bersama Kementerian Dalam Negeri di Jakarta beberapa waktu lalu. Dalam forum itu, daerah diminta lebih serius menggali sumber-sumber pendapatan yang potensial.

Menurutnya, kondisi internasional, termasuk krisis di kawasan Timur Tengah, ikut memengaruhi stabilitas ekonomi nasional hingga daerah. Karena itu, pemerintah daerah tidak bisa hanya bergantung pada transfer pusat, tetapi harus memperkuat kemampuan fiskal sendiri.

Ia meminta pimpinan OPD tidak berpikir untuk menurunkan target pendapatan di tengah tantangan yang ada. Sebaliknya, seluruh perangkat daerah diminta meningkatkan kreativitas dan intensitas kerja dalam mengoptimalkan sumber PAD.

“Jadi, kawan-kawan, tolong jangan berpikir untuk mengurangi target. Sebaliknya, tingkatkan semangat untuk mencapainya,” ujarnya. Pesan itu disampaikan sebagai penegasan agar seluruh OPD tetap menjaga optimisme dan disiplin kerja.

Selain evaluasi berkala, pemerintah daerah juga mendorong peningkatan pengawasan terhadap sektor-sektor penyumbang PAD. Langkah itu diharapkan dapat memperkecil potensi kebocoran penerimaan sekaligus meningkatkan efektivitas pengelolaan pendapatan daerah.

Pertemuan di Aula Bapenda tersebut menjadi momentum konsolidasi awal bagi OPD pengelola PAD memasuki triwulan kedua tahun anggaran 2026. Pemerintah Kabupaten Sikka berharap target penerimaan dapat tercapai seiring meningkatnya koordinasi dan komitmen seluruh perangkat daerah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....