Iman yang Teguh, Kunci Menghadapi Tantangan Hidup

  • 05 Mei 2026 04:31 WIB
  •  Ende
Poin Utama
  • Iman yang teguh menjadi fondasi penting dalam menjalani kehidupan sehari-hari, terutama di tengah berbagai tantangan dan pergumulan hidup.
  • Roberta menekankan bahwa iman bukan sekadar pengakuan lisan, melainkan harus diwujudkan dalam tindakan nyata.
  • Melalui program “Mutiara Pagi”, umat Katolik diajak untuk merenungkan kembali makna iman dalam kehidupan sehari-hari, serta memperkuat relasi pribadi dengan Tuhan.

RRI.CO.ID,Ende – Iman yang teguh menjadi fondasi penting dalam menjalani kehidupan sehari-hari, terutama di tengah berbagai tantangan dan pergumulan hidup. Hal ini disampaikan oleh Penyuluh Agama Katolik Kementerian Agama Kabupaten Ende, Roberta De Jo, S.Ag, dalam program Mutiara Pagi, Selasa 5 Mei 2026, yang mengangkat tema Iman yang Teguh.

Dalam renungannya, Roberta menekankan bahwa iman bukan sekadar pengakuan lisan, melainkan harus diwujudkan dalam tindakan nyata. Menurutnya, umat beriman dipanggil untuk tetap setia kepada Tuhan, baik dalam situasi suka maupun duka.

“Ibarat rumah yang dibangun di atas batu karang, iman yang kuat tidak akan mudah goyah oleh badai kehidupan. Namun, iman itu perlu dipupuk melalui doa, refleksi, dan tindakan kasih setiap hari,” ungkapnya.

Ia juga mengajak umat untuk tidak mudah putus asa ketika menghadapi kesulitan. Justru dalam situasi tersebut, iman diuji sekaligus dikuatkan. Keteguhan iman, lanjutnya, akan menuntun seseorang untuk tetap berharap dan percaya pada rencana Tuhan.

Selain itu, Roberta menyoroti pentingnya peran keluarga sebagai tempat pertama menumbuhkan iman. Orang tua diharapkan menjadi teladan bagi anak-anak dalam kehidupan rohani, sehingga nilai-nilai iman dapat tertanam sejak dini.

Melalui program “Mutiara Pagi”, umat Katolik diajak untuk merenungkan kembali makna iman dalam kehidupan sehari-hari, serta memperkuat relasi pribadi dengan Tuhan. Di akhir refleksinya, Roberta mengingatkan bahwa iman yang teguh akan menghasilkan buah-buah kebaikan, seperti kasih, kesabaran, dan pengampunan, yang sangat dibutuhkan dalam kehidupan bermasyarakat.

“Marilah kita terus memelihara iman kita, agar tetap kokoh dan menjadi terang bagi sesama,” ucapnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....