Misa Perutusan Angkatan 70 SMAK Syuradikara Berlangsung Khidmat

  • 04 Mei 2026 17:09 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Ende – SMA Katolik Syuradikara Ende merayakan Misa Perutusan bagi siswa-siswi kelas XII angkatan ke-70 pada Senin 4 Mei 2026 pagi. Perayaan berlangsung khidmat di Kapela St. Mikael dan dihadiri ribuan siswa, orang tua, serta tenaga pendidik

Misa dimulai tepat pukul 08.30 WITA dengan dipimpin oleh Pater Aris Mada bersama sejumlah konselebran. Mereka di antaranya Pater Piet Bate, Pater Fidel Klau, Pater Naris Tonbesi, dan Pater Rio Nanto.

Dalam homilinya, Pater Naris Tonbesi menyinggung perasaan gelisah dan cemas yang kerap dialami manusia saat menghadapi hal baru. Ia menyebut kondisi tersebut sebagai sesuatu yang wajar, terutama bagi siswa kelas XII yang akan melangkah ke fase kehidupan berikutnya.

Menurutnya, kecemasan dapat muncul ketika seseorang bertemu lingkungan baru atau menghadapi situasi yang belum pernah dialami sebelumnya. Hal itu, lanjutnya, juga dirasakan para siswa saat pertama kali menginjakkan kaki di SMAK Syuradikara.

“Cemas apakah mampu bertahan, bersaing, atau hidup disiplin seperti yang dituntut lembaga pendidikan ini, itu hal yang manusiawi,” ujar Pater Naris. Ia menegaskan bahwa kegelisahan tersebut bukanlah hambatan, melainkan bagian dari proses pendewasaan diri.

Lebih lanjut, ia mengutip sabda Tuhan yang meneguhkan umat agar tidak larut dalam kecemasan. Ia mengingatkan bahwa Tuhan memiliki kuasa atas segala sesuatu dan selalu menyediakan jalan bagi setiap umat-Nya.

“Jika kita mengalami kecemasan, mintalah kepada Tuhan yang telah memanggil kita, karena Dia telah menyediakan tempat dan berkat bagi kita,” katanya. Pesan tersebut menjadi penguatan rohani bagi para siswa yang akan melanjutkan pendidikan atau memasuki dunia kerja.

Pater Naris juga menilai para siswa telah mencapai kesiapan untuk diutus. Ia menyebut pengetahuan, iman, dan kepercayaan diri mereka telah berkembang selama menempuh pendidikan di sekolah tersebut.

Menurutnya, momen perutusan ini menandai bahwa para siswa bukan lagi anak-anak, melainkan pribadi yang siap menghadapi tantangan baru. Mereka diharapkan mampu mengembangkan diri sekaligus mewartakan nilai-nilai kebaikan dalam kehidupan nyata.

Usai misa, acara dilanjutkan dengan pelepasan atribut almamater oleh Kepala SMAK Syuradikara, Bruder Kristianus Riberus. Prosesi tersebut menjadi simbol berakhirnya masa pendidikan sekaligus awal perjalanan baru bagi para siswa.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan doa bersama serta berkat pengutusan dari Pater Aris Mada. Setelah itu, para siswa mengikuti acara perpisahan yang digelar di halaman sekolah dengan suasana haru dan penuh kebersamaan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....