Bupati Ende:Hardiknas Momentum Refleksi Pembangunan Pendidikan

  • 02 Mei 2026 18:11 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Ende - Bupati Ende, Yosef Benediktus Badeoda, memberikan gambaran umum mengenai kondisi pendidikan di Kabupaten Ende pada momen peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 tingkat Kabupaten Ende. Usai upacara yang dipusatkan di Stadion Marilonga, pada Sabtu, 2 Mei 2026, ia mengakui bahwa literasi dan numerasi di Ende mengalami peningkatan, namun masih dibayangi keterbatasan fasilitas sekolah.

“Ada peningkatan dalam literasi dan numerasi, namun masih bertumbuh dalam sekolah yang atapnya bocor dan fasilitas kurang lengkap, seperti kursi dan guru,” ujar Bupati Yosef.

Meski demikian, ia menilai pertumbuhan pendidikan di Ende masih berada dalam kategori cukup baik.

Bupati menekankan bahwa Hardiknas menjadi momentum refleksi pembangunan pendidikan. Ia mengajak seluruh komponen masyarakat untuk memperkuat kemitraan dalam membangun dunia pendidikan. Pemerintah daerah, lanjutnya, akan mengalokasikan anggaran untuk memperbaiki sekolah yang rusak, menambah kursi dan meja, serta mendistribusikan guru ke sekolah yang masih kekurangan tenaga pengajar.

“Kita terus berbenah dan kedepannya kita usahakan pendidikan tumbuh dalam lingkungan yang baik. Kita perkuat kemitraan untuk membangun sekolah yang layak demi peningkatan literasi dan numerasi,” ujarnya.

Ia juga menyinggung kondisi guru, di mana masih ada tenaga pendidik yang menerima upah sangat kecil. Hal ini, menurutnya, akan menjadi perhatian serius pemerintah pada tahun mendatang.

Upacara Hardiknas tahun ini diikuti pejabat daerah hingga pelajar dengan mengenakan busana adat nusantara. Bupati Yosef menjelaskan, pemilihan Stadion Marilonga sebagai lokasi upacara dilakukan agar peserta lebih nyaman, sekaligus menghindari debu yang kerap muncul di Lapangan Pancasila.

Rangkaian acara berlangsung meriah dengan senam massal siswa-siswi se-Kabupaten Ende, penampilan drum band, serta sajian lagu daerah. Bupati menegaskan bahwa penggunaan busana adat nusantara dalam upacara juga bertujuan mengajarkan anak-anak tentang nilai budaya sekaligus merajut kembali identitas kebangsaan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....