BMKG Imbau Waspada Gelombang Sedang Perairan NTT
- 02 Mei 2026 07:27 WIB
- Ende
Poin Utama
- BMKG memprakirakan gelombang laut kategori sedang (1,25–2,5 meter) di perairan NTT.
- Wilayah terdampak meliputi Selat Sape, Laut Sawu, hingga perairan Komodo dan Rote.
- Cuaca umumnya berawan hingga hujan ringan dengan angin 15–50 km/jam. Kondisi berisiko bagi nelayan dan kapal kecil.
- Masyarakat diminta memantau info BMKG dan mengutamakan keselamatan.
RRI.CO.ID, Kupang - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui Stasiun Meteorologi Tenau Kupang mengimbau masyarakat, khususnya nelayan dan pengguna transportasi laut, untuk mewaspadai potensi gelombang laut kategori sedang di sejumlah perairan Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu, 2 Mei 2026.
Prakirawan BMKG Tenau Kupang, Akhdan Raffi Satya Maghriza, menyampaikan bahwa tinggi gelombang diperkirakan mencapai 1,25 hingga 2,5 meter dan berpotensi terjadi di beberapa wilayah perairan, seperti Selat Sape bagian selatan, Selat Flores-Lamakera, perairan selatan Flores, hingga kawasan perairan Taman Nasional Komodo.
Selain itu, kondisi serupa juga diprediksi terjadi di Selat Sumba bagian barat, Laut Sawu, Selat Ombai, perairan selatan Sumba, hingga perairan utara Kupang-Rote. Kondisi ini dinilai berisiko terhadap keselamatan pelayaran, terutama bagi perahu nelayan dan kapal tongkang.
Secara umum, cuaca di wilayah perairan NTT diprakirakan berawan hingga hujan ringan, dengan arah angin bertiup dari timur laut hingga tenggara dengan kecepatan berkisar antara 15 hingga 50 kilometer per jam.
BMKG mengingatkan bahwa kondisi cuaca bersifat dinamis. Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk selalu memantau informasi cuaca terbaru dari BMKG dan tidak memaksakan aktivitas melaut apabila kondisi cuaca tidak mendukung.
“Keselamatan menjadi prioritas utama, terutama bagi nelayan dan pelaku transportasi laut,” ujar Raffi dalam siaran RRI Pro 1 Ende.
BMKG berharap informasi ini dapat menjadi acuan bagi masyarakat dalam merencanakan aktivitas di wilayah perairan NTT.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....