Tingginya Angka Pengangguran Dorong Warga NTT Jadi Migran
- 01 Mei 2026 22:41 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Ende – Tingginya angka pengangguran mendorong warga Nusa Tenggara Timur menjadi pekerja migran ke luar negeri.
Kepala BP3MI NTT, Suratmi Hamida, S.Sos menyebut jumlah pengangguran terbuka di NTT mencapai lebih dari 100 ribu orang. “Pengangguran kita cukup tinggi, sehingga peluang kerja ke luar negeri menjadi pilihan bagi banyak masyarakat,” ujarnya dalam siaran Florata Pagi RRI Ende, Jumat, 1 Mei 2026.
Menurutnya, keterbatasan lapangan kerja di daerah menjadi penyebab utama kondisi tersebut. Selain itu, faktor kemiskinan dan perubahan iklim juga turut memengaruhi keputusan masyarakat untuk bermigrasi.
Ia menjelaskan, mayoritas pekerja migran asal NTT bekerja di sektor domestik. Jenis pekerjaan yang dominan antara lain pekerja rumah tangga dan buruh perkebunan sawit di Malaysia.
Suratmi menegaskan bahwa peluang kerja formal di luar negeri sebenarnya terbuka luas. “Kesempatan kerja di Jepang dan Jerman ada, tetapi keterampilan dan kemampuan bahasa masih menjadi kendala,” ungkapnya.
Ia berharap pemerintah daerah memperkuat program peningkatan kapasitas tenaga kerja. Upaya ini penting agar masyarakat NTT mampu bersaing di pasar kerja global.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....