Gelombang Tinggi Ancam Perairan NTT Awal Mei 2026
- 01 Mei 2026 12:35 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Ende – Gelombang tinggi berpotensi melanda sejumlah perairan di Nusa Tenggara Timur (NTT) pada awal Mei 2026. Kondisi ini diperkirakan berdampak pada aktivitas pelayaran, khususnya bagi nelayan dan kapal berukuran kecil.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui Stasiun Maritim Tenau Kupang mengeluarkan peringatan dini terkait kondisi tersebut. Masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap perubahan cuaca yang dapat terjadi sewaktu-waktu.
Prakirawan BMKG Maritim Tenau Kupang, Nimrot Adipapa Sipa, menyampaikan tinggi gelombang mencapai 1,25 hingga 2,5 meter di sejumlah wilayah perairan. Area terdampak meliputi Selat Sape bagian selatan, perairan selatan Flores, hingga Laut Sawu.
“Gelombang dengan ketinggian tersebut berisiko terhadap perahu nelayan dan kapal tongkang, sehingga perlu diwaspadai,” ujar Nimrot dalam siaran info cuaca RRI, Jumat, 1 Mei 2026.
Selain itu, gelombang dengan ketinggian lebih tinggi, yakni 2,5 hingga 3 meter, berpotensi terjadi di perairan selatan Sumba. Kondisi ini dinilai memiliki risiko tinggi terhadap keselamatan pelayaran, termasuk kapal ferry.
Secara umum, cuaca di wilayah perairan NTT diperkirakan berawan hingga hujan ringan. Angin bertiup dari arah timur hingga tenggara dengan kecepatan berkisar antara 15 hingga 60 kilometer per jam.
BMKG mengimbau masyarakat pesisir dan nelayan untuk terus memantau informasi cuaca maritim terbaru. “Keselamatan harus menjadi prioritas, dan jika cuaca tidak bersahabat, sebaiknya tidak melaut,” kata Nimrot.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....