Debat Pelajar Soroti Penggunaan Medsos di Usia Remaja
- 29 Apr 2026 12:32 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Ende – Penggunaan media sosial bagi pelajar di bawah usia 16 tahun menjadi topik ketiga dalam Lomba Debat Pekan Ekspresi Siswa SMA/SMK 2026. Isu ini menguji kemampuan berpikir kritis siswa dalam menyikapi dampak digital terhadap remaja.
Debat yang digelar di Aula Batara SMA Negeri 1 Ende, Selasa, 29 April 2026, menghadirkan adu argumentasi terkait manfaat dan risiko media sosial bagi pelajar usia dini. Topik ini dinilai relevan dengan kondisi generasi muda saat ini yang lekat dengan dunia digital.
Dalam perdebatan, peserta menyoroti dua sisi penggunaan media sosial, yakni sebagai sarana informasi dan kreativitas, sekaligus potensi risiko seperti kecanduan, cyberbullying, dan paparan konten negatif.
Salah satu peserta dari SMAN 1 Ende, Petrus Dimitri, mengatakan penggunaan media sosial perlu disikapi secara bijak oleh pelajar. Menurutnya, pengawasan dan literasi digital menjadi faktor penting dalam meminimalisir dampak negatif.
“Media sosial bisa jadi ruang belajar, tapi kalau tidak dikontrol bisa berdampak buruk bagi perkembangan remaja,” ujarnya.
Debat berlangsung dinamis dengan pertukaran argumentasi yang menekankan pentingnya peran keluarga dan sekolah dalam mengedukasi penggunaan media sosial.
Peserta juga menilai pembatasan usia perlu dibarengi dengan pendekatan edukatif agar tidak menghambat akses informasi yang bermanfaat bagi pelajar.
Melalui debat ini, pelajar diharapkan mampu memahami dampak media sosial secara komprehensif serta mengembangkan sikap kritis dalam menghadapi perkembangan teknologi digital.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....