BPBD Manggarai Barat: Genangan di Labuan Bajo Dipicu Drainase Tersumbat Sampah

  • 28 Apr 2026 12:48 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Manggarai Barat - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Manggarai Barat mengungkapkan bahwa genangan air yang kerap terjadi di sejumlah titik di Kota Labuan Bajo saat hujan deras tidak hanya disebabkan oleh tingginya curah hujan, tetapi juga karena saluran drainase yang tersumbat sampah dan kotoran.

Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Pelaksana BPBD Manggarai Barat, Oktavianus Andi Bona, mengatakan hasil pemantauan di lapangan menunjukkan banyak saluran pembuangan air di beberapa ruas jalan tidak berfungsi optimal akibat tersumbat material sampah.

“Antisipasinya seperti biasa, dalam kota ini kami selalu pantau. Apabila ada hujan dengan intensitas tinggi, tim BPBD akan turun melihat beberapa segmen yang rawan genangan. Itu biasanya disebabkan karena tempat pembuangan air ditutupi kotoran, sehingga air kurang lancar,” ujarnya dalam wawancara bersama RRI Labuan Bajo, Selasa 28 April 2026.

Menurutnya, BPBD terus meningkatkan patroli saat hujan turun dengan menerjunkan tim secara berkala ke titik-titik rawan genangan untuk memastikan saluran air tetap berfungsi dan tidak menimbulkan luapan ke jalan maupun kawasan permukiman.

Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya mengurangi risiko kerugian material serta menjaga kelancaran aktivitas masyarakat dan sektor ekonomi di Labuan Bajo sebagai destinasi pariwisata super prioritas.

Selain kesiapsiagaan personel, BPBD juga mengimbau masyarakat agar turut berperan aktif menjaga kebersihan lingkungan, khususnya saluran drainase di sekitar rumah dan tempat usaha.

Oktavianus menegaskan, penanganan genangan tidak dapat dilakukan pemerintah semata, melainkan membutuhkan kesadaran bersama untuk tidak membuang sampah sembarangan.

“Kami minta semua masyarakat untuk tetap tenang dan waspada. Kami akan selalu pantau dan memberikan update informasi dari BMKG agar masyarakat tetap aman saat beraktivitas,” katanya.

BPBD Manggarai Barat memastikan pemantauan kondisi cuaca dan potensi genangan akan terus dilakukan selama periode cuaca ekstrem guna meminimalkan dampak terhadap masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....