Dikukuhkan, Guru Besar Otto Gusti Tegaskan Kekuasaan Berpihak pada Pinggiran

  • 27 Apr 2026 09:56 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Sikka – Prof. Dr. Otto Gusti Ndegong Madung resmi dikukuhkan sebagai Guru Besar bidang Filsafat Politik di Institut Filsafat dan Teknologi Kreatif Ledalero pada Sabtu 18 April 2026. Pengukuhan ini menjadi momentum penting dalam menegaskan peran akademisi dalam memperkuat demokrasi yang inklusif dan berpihak pada masyarakat pinggiran.

Dalam orasi ilmiahnya, ia mengangkat tema tentang legitimasi kekuasaan, epistemologi demokrasi, dan daya pertimbangan politik. Ia menekankan bahwa demokrasi tidak hanya soal prosedur formal, tetapi juga proses reflektif antara warga, ruang publik, dan kekuasaan.

Ia merujuk pada pemikiran Max Weber terkait konsep legitimasi kekuasaan dalam sistem sosial modern. Menurutnya, kekuasaan hanya akan memiliki keabsahan jika dibangun melalui partisipasi publik dan diskursus yang sehat.

Dalam pandangannya, kualitas demokrasi sangat ditentukan oleh kemampuan masyarakat dalam menilai informasi dan terlibat dalam ruang publik. Ia menilai tanpa proses tersebut, kekuasaan berpotensi kehilangan dasar moral dan legitimasi sosialnya.

“Sikap ilmiah itu tidak pernah netral, tetapi selalu berpihak kepada mereka yang terpinggirkan,” ujar Prof. Dr. Otto Gusti Ndegong Madung.

Ia juga menjelaskan bahwa perjalanan intelektualnya dibentuk melalui dialog panjang dengan berbagai kelompok masyarakat. Pengalaman tersebut memperkuat pandangannya bahwa ilmu pengetahuan harus hadir menjawab persoalan nyata di tengah kehidupan sosial.

Pengukuhan ini turut dihadiri pejabat daerah, tokoh gereja, serta kalangan akademisi dari berbagai wilayah. Kegiatan tersebut juga menjadi ruang refleksi bersama tentang pentingnya peran perguruan tinggi dalam menjaga kualitas demokrasi.

Melalui gagasan yang disampaikan, Prof. Dr. Otto Gusti Ndegong Madung diharapkan terus berkontribusi dalam pengembangan pemikiran kritis di Indonesia. Kontribusi tersebut dinilai penting dalam memperkuat kualitas demokrasi yang lebih reflektif dan berpihak pada kepentingan masyarakat luas.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....