Petani Muda Didorong Wujudkan Pangan Mandiri
- 26 Apr 2026 22:46 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Ende - Program CLBK Minggu (5/4/2026), menghadirkan cerita inspiratif tentang pertanian berkelanjutan bersama Siti Hartina Mbele sebagai Field Officer Program FEAST. Diskusi ini mengangkat pentingnya kemandirian pangan keluarga melalui pendekatan komunitas tani yang inklusif dan adaptif terhadap perubahan iklim.
Hartina menjelaskan program FEAST berfokus pada empat komponen utama yakni pertanian cerdas iklim, pengelolaan finansial keluarga, pembagian peran dalam keluarga, serta gizi. Pendekatan ini dilakukan melalui sekolah lapang yang melibatkan petani dalam proses belajar berbasis praktik dan pengalaman langsung.
Ia menyebutkan sebagian petani mulai memahami pentingnya pengelolaan keuangan dan pembagian peran dalam rumah tangga secara lebih adil. Perubahan ini terlihat dari kebiasaan baru dalam membedakan kebutuhan dan keinginan serta perencanaan biaya produksi pertanian secara bertahap.
“Petani mulai sadar pentingnya perencanaan keuangan dan pembagian peran,” ujar Hartina menjelaskan perubahan perilaku peserta dampingan di lapangan. Hal ini, menegaskan adanya dampak nyata dari pendekatan edukatif yang diterapkan dalam program berbasis komunitas tersebut.
Dalam aspek pertanian cerdas iklim, petani mulai mencoba praktik organik meskipun belum sepenuhnya meninggalkan metode konvensional berbasis kimia. Beberapa petani memilih menerapkan sistem campuran untuk mengurangi risiko produksi sekaligus belajar manfaat pertanian berkelanjutan secara bertahap.
Hartina menilai generasi muda memiliki peluang besar untuk terlibat dalam sektor pertanian yang kini semakin modern. Pemanfaatan teknologi dinilai mampu meningkatkan efisiensi produksi, kualitas hasil panen, serta akses pasar bagi petani lokal.
Ia juga menekankan bahwa keberhasilan tidak harus dimulai dari skala besar, melainkan dari langkah kecil seperti pekarangan rumah. Pendekatan ini dianggap relevan untuk membangun ketahanan pangan keluarga sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap pasokan eksternal.
Melalui program ini diharapkan lahir petani muda yang inovatif, adaptif, serta mampu menjaga keberlanjutan lingkungan pertanian. Langkah kecil yang konsisten diyakini dapat memberikan dampak besar terhadap masa depan pangan di tingkat lokal maupun nasional.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....