Gubernur Melki: NTT Adalah Laboratorium Terbaik Pengembangan Koperasi
- 26 Apr 2026 20:30 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Ende - Gubernur Emanuel Melkiades Laka Lena menegaskan bahwa Nusa Tenggara Timur merupakan “laboratorium terbaik” bagi pengembangan ekonomi koperasi di Indonesia. Pernyataan tersebut disampaikannya saat menghadiri penutupan Rapat Anggota Tahunan (RAT) XV KSP TLM Indonesia Tahun Buku 2025 di Kota Kupang, Sabtu, 25 April 2026 malam.
Menurut Gubernur Melki, koperasi di NTT bukan lagi sekadar alternatif, melainkan kebutuhan dasar masyarakat. Ia menyebutkan, di banyak wilayah, koperasi bahkan hadir lebih dulu dibandingkan layanan perbankan, sehingga menjadi instrumen utama dalam menggerakkan ekonomi rakyat berbasis komunitas.
Ia menegaskan bahwa RAT bukan sekadar agenda rutin organisasi, tetapi merupakan jantung kehidupan koperasi. Forum tersebut menjadi ruang penting untuk memperkuat akuntabilitas, membangun kepercayaan anggota, serta menentukan arah dan masa depan koperasi secara kolektif dan berkelanjutan.
Gubernur Melki juga mengapresiasi kiprah KSP TLM Indonesia yang dinilai mampu tumbuh besar tanpa meninggalkan jati dirinya. Selain sebagai lembaga keuangan, koperasi ini berperan sebagai gerakan sosial melalui berbagai program pemberdayaan, termasuk penyaluran CSR di bidang pendidikan, pertanian, kerohanian, hingga pembangunan sarana prasarana masyarakat.
“Hal ini nyata melalui berbagai program CSR yang hari ini disalurkan dengan nilai signifikan dan menjangkau berbagai sektor, mulai dari pendidikan, kerohanian, pertanian, hingga pembangunan sarana prasarana dan kegiatan sosial di berbagai wilayah kerja KSP TLM Indonesia,” ujarnya.
Meski demikian, ia mengingatkan sejumlah tantangan yang masih dihadapi sektor koperasi, seperti kesenjangan kualitas koperasi, keterbatasan akses pembiayaan, penguatan kapasitas SDM, hingga tuntutan digitalisasi. Namun di balik itu, ia melihat peluang besar dari kuatnya budaya gotong royong dan solidaritas masyarakat NTT sebagai fondasi utama pengembangan koperasi.
Sementara itu, Menteri Koperasi RI Ferry Juliantono yang turut hadir, menegaskan bahwa penguatan koperasi merupakan agenda strategis nasional. Dengan capaian aset KSP TLM Indonesia yang mencapai Rp1,2 triliun dan penyaluran kredit Rp1,9 triliun kepada ratusan ribu anggota, koperasi ini dinilai menjadi inspirasi bagi pengembangan koperasi di Indonesia.
Rangkaian kegiatan RAT juga diisi dengan berbagai agenda, antara lain workshop Koperasi Merah Putih, pendampingan koperasi binaan, pelatihan pengelolaan keuangan, serta festival kuliner yang melibatkan sekitar 100 pelaku industri kecil menengah (IKM). Hadir pula dalam kegiatan ini jajaran Forkopimda Prov. NTT, jajaran pejabat lingkup Pemprov NTT dan Kota Kupang, pimpinan perbankan dan lembaga jasa keuangan, tokoh agama, pengurus dan anggota KSP TLM Indonesia.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....