Status Terkini Gunung Lewotobi Laki-laki Pasca Dua Letusan Kamis Pagi

  • 24 Apr 2026 08:17 WIB
  •  Ende
Poin Utama
  • Gunung Lewotobi Laki-laki di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur, mengalami dua kali letusan pada Kamis pagi.

RRI.CO.ID,Flores Timur – Gunung Lewotobi Laki-laki di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur, mengalami dua kali letusan pada Kamis pagi. Peristiwa tersebut memicu peningkatan kewaspadaan masyarakat di sekitar wilayah terdampak.

Kepala Balai Pemantauan Gunung Api dan Mitigasi Bencana Gerakan Tanah Wilayah Nusa Tenggara (NTT dan NTB), Arios Ghele Radja, ST., M.I.L, menyampaikan bahwa aktivitas vulkanik Gunung Lewotobi Laki-laki masih terpantau fluktuatif namun terkendali.

“Dua letusan yang terjadi pagi tadi merupakan bagian dari dinamika aktivitas vulkanik yang saat ini masih berada dalam pengamatan intensif. Secara umum, aktivitasnya masih menunjukkan pola peningkatan dibanding hari-hari sebelumnya, tetapi belum mengarah pada eskalasi signifikan,” ujar Arios saat diwawancarai RRI,Jumat,24 April 2026.

Menurutnya, tinggi kolom abu dari letusan pertama teramati mencapai ratusan meter di atas puncak, dengan warna kelabu tebal condong ke arah tertentu mengikuti arah angin. Sementara letusan kedua memiliki intensitas yang relatif lebih kecil, namun tetap menghasilkan material abu vulkanik.

Arios menegaskan bahwa status Gunung Lewotobi Laki-laki saat ini masih berada pada level yang telah ditetapkan sebelumnya oleh otoritas vulkanologi. Pihaknya terus melakukan pemantauan melalui data kegempaan, visual, serta deformasi gunung api.

“Kami mengimbau masyarakat agar tetap tenang, namun meningkatkan kewaspadaan. Masyarakat dan wisatawan tidak diperbolehkan beraktivitas dalam radius yang telah direkomendasikan demi keselamatan bersama,” katanya.

Selain itu, potensi bahaya berupa hujan abu, lontaran material pijar, serta kemungkinan aliran lahar hujan juga perlu diwaspadai, terutama bagi warga yang bermukim di sekitar aliran sungai berhulu di puncak gunung.

Balai Pemantauan Gunung Api juga terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan instansi terkait untuk memastikan kesiapsiagaan serta langkah mitigasi berjalan optimal.

“Masyarakat diharapkan selalu mengikuti informasi resmi dari pemerintah dan tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan,” ucap Arios.

Hingga saat ini, kondisi di sekitar Gunung Lewotobi Laki-laki masih dalam pemantauan ketat, dan belum dilaporkan adanya dampak signifikan terhadap permukiman warga. Namun, perkembangan aktivitas gunung api tersebut akan terus diperbarui sesuai hasil pengamatan terkini.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....