Prakiraan Cuaca NTT Kamis Berpotensi Hujan Petir

  • 23 Apr 2026 11:07 WIB
  •  Ende
Poin Utama
  • Cuaca NTT didominasi berawan hingga hujan ringan sepanjang hari.
  • Potensi hujan petir terjadi pada siang hingga sore di beberapa wilayah.
  • Suhu udara berkisar 22–33°C, lebih dingin di dataran tinggi.
  • BMKG mengeluarkan peringatan dini hujan lebat disertai angin kencang.
  • Masyarakat diimbau waspada terhadap dampak cuaca ekstrem.

RRI.CO.ID, Kupang - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi El Tari Kupang menyampaikan prakiraan cuaca wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) untuk Kamis, 23 April 2026. Prakirawan BMKG, Tulus Gabe Cahyo Sianturi menjelaskan cuaca didominasi kondisi berawan hingga hujan dengan potensi cuaca ekstrem di sejumlah daerah.

Pada pagi hari umumnya wilayah NTT mengalami cuaca berawan hingga hujan ringan, dengan potensi hujan sedang terjadi di wilayah Betun. Memasuki siang hingga sore hari, hujan ringan hingga sedang diprakirakan terjadi secara merata, disertai potensi hujan petir di wilayah Oelamasi.

Sementara itu, pada malam hari kondisi cuaca cenderung cerah berawan hingga berawan, dengan potensi hujan ringan di beberapa wilayah seperti Baa, Borong, Ruteng, Tambolaka, dan Atambua. Untuk dini hari, cuaca diprakirakan cerah berawan hingga berawan dengan peluang hujan ringan di wilayah Sabu dan Baa.

Selain itu, masyarakat juga diimbau mewaspadai potensi kabut di wilayah Soe, Bajawa, dan Ruteng. Suhu udara di wilayah NTT berkisar antara 22 hingga 33 derajat Celsius. Sementara di daerah dataran tinggi seperti Manggarai dan Ngada, suhu lebih sejuk, berada pada kisaran 16 hingga 25 derajat Celsius.

Angin bertiup dari arah timur hingga selatan dengan kecepatan antara 5 hingga 23 kilometer per jam. BMKG juga mengeluarkan peringatan dini terkait potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai angin kencang di sejumlah wilayah, antara lain Flores, Lembata, Alor, Belu, Malaka, TTU, TTS, Kabupaten Kupang, Kota Kupang, Rote Ndao, Sumba Tengah, dan Sumba Timur.

Masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi dampak cuaca ekstrem seperti banjir, tanah longsor, dan pohon tumbang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....