Teras Baca Ile Napo Hadirkan Daya Tarik Literasi Digital di tengah Masyarakat
- 22 Apr 2026 10:32 WIB
- Ende
Poin Utama
- Dion mengakui, tantangan utama dalam mengembangkan literasi digital adalah keterbatasan akses dan pemahaman teknologi di beberapa kalangan.
- “Kami tidak hanya menyediakan fasilitas, tetapi juga mengedukasi masyarakat agar bisa memanfaatkan teknologi secara bijak dan produktif,” katanya.
- “Harapannya, masyarakat tidak hanya menjadi konsumen informasi, tetapi juga mampu menjadi produsen konten yang positif dan bermanfaat,” ujarnya
RRI.CO.Id,Flotim – Upaya meningkatkan minat baca dan literasi masyarakat terus digalakkan melalui berbagai inovasi. Salah satunya dilakukan oleh Teras Baca Ile Napo yang kini mengembangkan pendekatan literasi digital sebagai daya tarik baru bagi generasi muda.
Founder Teras Baca Ile Napo, Dion Dani, dalam wawancara bersama RRI,Selasa,21 April 2026, menjelaskan bahwa kehadiran ruang baca ini tidak hanya sebatas menyediakan buku fisik, tetapi juga mulai mengintegrasikan teknologi digital dalam aktivitas literasi.
Menurut Dion, literasi saat ini tidak bisa dilepaskan dari perkembangan digital. “Kami melihat bahwa generasi sekarang lebih dekat dengan gadget. Karena itu, literasi harus mengikuti pola tersebut agar tetap relevan dan diminati,” ujarnya.
Ia menambahkan, Teras Baca Ile Napo berupaya menghadirkan berbagai konten edukatif berbasis digital, seperti membaca buku elektronik, diskusi literasi melalui platform daring, hingga pelatihan dasar penggunaan teknologi informasi.
Pendekatan ini dinilai mampu meningkatkan partisipasi anak muda dalam kegiatan literasi. Selain itu, ruang baca tersebut juga menjadi wadah interaksi sosial yang produktif bagi masyarakat.
Dion mengakui, tantangan utama dalam mengembangkan literasi digital adalah keterbatasan akses dan pemahaman teknologi di beberapa kalangan. Namun demikian, pihaknya terus berupaya melakukan pendampingan secara bertahap.
“Kami tidak hanya menyediakan fasilitas, tetapi juga mengedukasi masyarakat agar bisa memanfaatkan teknologi secara bijak dan produktif,” katanya.
Lebih lanjut, Teras Baca Ile Napo juga berkolaborasi dengan komunitas dan relawan untuk memperluas jangkauan program literasi, baik secara langsung maupun melalui media digital. Dion berharap, kehadiran literasi digital ini tidak hanya meningkatkan minat baca, tetapi juga mendorong masyarakat untuk lebih kritis dalam menyaring informasi di era digital.
“Harapannya, masyarakat tidak hanya menjadi konsumen informasi, tetapi juga mampu menjadi produsen konten yang positif dan bermanfaat,” ujarnya
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....