Teras Baca Anmok dari Dusun Bangun Literasi Anak Mendunia
- 16 Apr 2026 10:57 WIB
- Ende
Poin Utama
- CLBK Pro Dua RRI Ende hadirkan Veronika Dhapa, pendiri Teras Baca Anmok
- Komunitas berdiri sejak 2018 dari lima buku
- Kini memiliki lebih dari 2.000 buku dan melayani puluhan anak
- Literasi dipandang sebagai upaya membangun peradaban kecil
- Hasilkan buku kolaboratif “Imajinasi dalam Fisika”
- Buku fisik dinilai lebih efektif untuk pemahaman dan kesehatan
- Dapat perhatian internasional melalui kunjungan relawan
- Akan kembangkan program Bengkel Kreatif
- Pesan: mulai dari keresahan dan berani mencoba
RRI.CO.ID, Ende - Pro Dua RRI Ende melalui program CLBK (Cerita Langsung Bersama Komunitas) menghadirkan Veronika Dhapa, S.Pd, M.Pd, sebagai narasumber, Kamis, 19 Maret 2026. Ia merupakan pendiri komunitas Teras Baca Anmok yang menjadi ruang literasi bagi anak-anak di Dusun Mokekeso, Ende.
Dalam perbincangan tersebut, Veronika menjelaskan bahwa komunitas ini didirikan pada tahun 2018 dengan kondisi yang sangat sederhana. Berawal dari lima buku, kini Teras Baca Anmok telah berkembang dengan koleksi lebih dari dua ribu buku dan melayani puluhan anak hingga wilayah Lokoboko.
Menurutnya, literasi tidak sekadar aktivitas membaca, melainkan upaya membangun peradaban kecil yang berdampak bagi lingkungan sekitar. Teras Baca Anmok juga berfungsi sebagai ruang kolaborasi antara masyarakat, akademisi, dan mahasiswa.
Komunitas ini telah menghasilkan karya nyata berupa buku kolaboratif berjudul “Imajinasi dalam Fisika” melalui kerja sama dengan Universitas Flores. Karya tersebut bahkan telah menjadi bagian dari koleksi perpustakaan kampus sebagai hasil kolaborasi berbasis komunitas.
Di tengah perkembangan teknologi digital, Veronika tetap menekankan pentingnya membaca buku fisik. Ia menilai buku fisik memberikan pengalaman emosional yang lebih kuat, menjaga kesehatan mata, serta membantu meningkatkan daya ingat pembaca.
Selain itu, Teras Baca Anmok juga telah menarik perhatian internasional dengan adanya kunjungan relawan pendidikan asal Amerika. Hal ini menunjukkan bahwa gerakan literasi dari dusun kecil mampu menjangkau perhatian yang lebih luas.
Ke depan, komunitas ini berencana mengembangkan program Bengkel Kreatif sebagai bentuk pembelajaran berbasis praktik. Veronika pun mengajak anak muda untuk berani memulai dari keresahan yang dimiliki, karena perubahan besar selalu berawal dari langkah kecil.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....