Too Jogho Waga Sama, Semangat Gotong Royong yang Menyatukan Nagekeo

  • 21 Apr 2026 19:50 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Nagekeo - Nilai luhur Too Jogho Waga Sama kini kembali bergema sebagai fondasi utama yang mempererat tali persaudaraan sekaligus menyatukan visi seluruh lapisan masyarakat Nagekeo. Pemerhati Budaya Nagekeo, Wilibrodus Lasa, menegaskan hal tersebut saat menjadi narasumber dalam program Bincang Budaya di RRI Ende.

Warisan nenek moyang ini bukan sekadar slogan, melainkan napas kehidupan dalam wujud gotong royong yang nyata di tengah dinamika sosial. Wilibrodus menjelaskan bahwa kearifan lokal ini telah menjadi identitas budaya yang sangat kuat bagi masyarakat di jantung Pulau Flores.

Secara filosofis, Too Jogho Waga Sama mengandung makna mendalam tentang tanggung jawab kolektif untuk menjaga dan memikul beban hidup bersama. Semangat ini tercermin dalam setiap aktivitas sosial, mulai dari ritual adat hingga pembangunan fasilitas publik yang dikerjakan secara bahu-membahu.

"Prinsip ini adalah kekuatan kita, di mana berat sama dipikul dan ringan sama dijinjing demi kepentingan umum di atas segalanya," ujar Wilibrodus Lasa menekankan esensi tradisi tersebut. Menurutnya, tanpa semangat ini, kohesi sosial masyarakat Nagekeo akan mudah rapuh oleh pengaruh budaya luar yang kian masif.

Meskipun teknologi masuk dengan cepat, Wilibrodus menilai kesadaran merawat tradisi merupakan tameng utama agar generasi muda tidak kehilangan jati diri. "Kita tidak boleh membiarkan modernisasi mengikis kepedulian sosial yang sudah diwariskan turun-temurun oleh para leluhur kita," tegasnya dalam sesi wawancara.

Para tokoh adat dan pemerintah daerah terus bersinergi memastikan nilai persatuan ini tetap terinternalisasi dalam sanubari setiap putra daerah. Upaya pelestarian dilakukan melalui berbagai ruang dialog dan perayaan budaya yang melibatkan partisipasi aktif seluruh elemen warga.

Keberhasilan menjaga warisan ini berdampak langsung pada stabilitas keamanan dan kenyamanan hidup bermasyarakat yang harmonis di wilayah tersebut. Solidaritas yang terbangun menciptakan lingkungan suportif, di mana setiap kesulitan warga menjadi perhatian bersama untuk segera diselesaikan.

Hingga saat ini, Too Jogho Waga Sama tetap berdiri kokoh sebagai simbol kebanggaan dan kekayaan intelektual masyarakat Nagekeo yang tak lekang waktu. Komitmen kolektif ini menjadi modal sosial tak ternilai untuk memastikan masa depan daerah yang tetap rukun dan bersahaja.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....