Rutan Larantuka Pelajari Produksi Tempe di Maumere

  • 20 Apr 2026 07:05 WIB
  •  Ende

RRI.CO,ID, Flores Timur - Kepala Rutan Larantuka, Jaka Putra, melakukan koordinasi pembinaan kemandirian di Rutan Kelas IIB Maumere pada Jumat 17 April 2026 sore. Kegiatan yang dimulai pukul 15.30 WITA itu berfokus pada pengembangan keterampilan produksi tempe bagi warga binaan pemasyarakatan.

Jaka Putra hadir bersama tiga orang staf dan disambut langsung Kepala Rutan Maumere, Wachid K. B. Santoso. Pertemuan tersebut menjadi ruang awal pertukaran informasi mengenai pelaksanaan pembinaan kemandirian berbasis keterampilan produktif di lingkungan pemasyarakatan.

Dalam sesi koordinasi, kedua pimpinan membahas tahapan produksi tempe secara menyeluruh dari persiapan bahan hingga strategi pemasaran. Diskusi tersebut menyoroti pentingnya kesinambungan program agar hasil produksi memiliki kualitas baik serta nilai ekonomi bagi warga binaan.

Usai koordinasi, rombongan melakukan peninjauan langsung ke lokasi produksi tempe yang berada di dalam area Rutan Maumere. Kegiatan lapangan ini didampingi petugas PELTA serta seorang warga binaan perempuan berinisial T.L yang aktif memproduksi tempe.

Peninjauan ini memberikan gambaran nyata mengenai proses produksi yang berjalan, termasuk pengelolaan bahan baku dan kebersihan lingkungan kerja. Selain itu, rombongan juga mencermati keterlibatan warga binaan dalam setiap tahapan produksi yang berlangsung secara terstruktur dan berkelanjutan.

Pada sesi berikutnya, dilakukan dialog interaktif antara Kepala Rutan Larantuka dengan petugas serta warga binaan yang terlibat. Diskusi tersebut menggali berbagai kendala teknis, peluang pengembangan, serta inovasi yang dapat diterapkan untuk meningkatkan hasil produksi tempe.

Petugas PELTA bersama warga binaan kemudian memaparkan sekaligus mempraktikkan proses pembuatan tempe secara langsung di hadapan rombongan. Proses itu dimulai dari pengolahan kedelai hingga menjadi produk siap konsumsi yang memiliki nilai jual di pasaran lokal.

Melalui kegiatan ini, Rutan Larantuka memperoleh referensi penting dalam mengembangkan program pembinaan kemandirian berbasis keterampilan serupa di wilayahnya. Sinergi antarunit pemasyarakatan dinilai menjadi kunci dalam meningkatkan kualitas pembinaan serta kemandirian warga binaan ke depan.

Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama sebagai dokumentasi sekaligus simbol kerja sama antarunit dalam meningkatkan program pembinaan. Hasil koordinasi ini diharapkan mampu memperkuat implementasi program produktif yang berdampak langsung pada kesiapan warga binaan kembali ke masyarakat.


google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....