Kendala Infrastruktur Hambat Operasional Ferry di Lembata
- 13 Apr 2026 20:24 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Lembata – Kendala teknis dan kondisi infrastruktur pelabuhan menghambat optimalisasi operasional kapal ferry di Lembata. Aspek keselamatan menjadi pertimbangan utama dalam setiap proses sandar kapal.
Hal ini terungkap dalam rapat koordinasi antara pemerintah daerah, Syahbandar, dan ASDP. Pertemuan berlangsung di Pelabuhan Lewoleba pada Kamis 9 April 2026.
Pihak Syahbandar menjelaskan bahwa metode sandar saat ini masih menggunakan pola stepping engine yang berisiko tinggi. Ketiadaan mooring crew dan sistem pengamanan memadai meningkatkan potensi kecelakaan.
Selain itu, dermaga yang digunakan belum diperuntukkan bagi kapal Ro-Ro sesuai regulasi pelayaran. Setiap fasilitas pelabuhan memiliki fungsi khusus yang harus dipatuhi dalam operasional.
“Pelabuhan ini aset negara, keselamatan adalah prioritas. Setiap langkah harus melalui mitigasi risiko yang jelas,” ujar Zidane, perwakilan Syahbandar.
Dari sisi operator, ASDP menyoroti kondisi infrastruktur di Pelabuhan Ferry Waijarang yang mulai mengkhawatirkan. Salah satu struktur mooring dolphin dilaporkan mengalami kemiringan yang berpotensi membahayakan.
Pendangkalan alur pelabuhan juga menjadi kendala utama dalam uji coba ramp door kapal. Seluruh pihak sepakat melakukan evaluasi teknis lanjutan untuk memastikan operasional tetap aman dan berkelanjutan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....