Pengamanan Misa Minggu di Gereja Puurere Berjalan Aman

  • 12 Apr 2026 11:35 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Ende - Personel Polres Ende mengamankan jalannya ibadah Misa Minggu pagi di Gereja St Martinus Puurere, Ende, Nusa Tenggara Timur. Pengamanan dilakukan untuk memastikan umat dapat beribadah dengan aman, nyaman, dan khusyuk tanpa gangguan selama seluruh rangkaian kegiatan berlangsung.

Kegiatan pengamanan ini berlangsung pada Minggu, 12 April 2026 pagi, di Jalan Prof WZ Yohanes, Kelurahan Paupire, Kecamatan Ende Tengah. Ratusan umat Katolik tampak hadir mengikuti ibadah dengan tertib, sementara aparat kepolisian berjaga di sejumlah titik strategis gereja.

Pengamanan dipimpin langsung oleh Kasiwas Polres Ende, Ipda Nasrudin M Saleh, yang bertindak sebagai perwira koordinator lapangan. Ia mengoordinasikan personel untuk memastikan seluruh aspek keamanan berjalan optimal sejak awal hingga berakhirnya kegiatan ibadah Misa Minggu.

Ibadah Misa Minggu dibagi menjadi dua sesi guna mengakomodasi tingginya antusiasme umat yang hadir mengikuti perayaan tersebut.

Misa pertama dimulai pukul 06.00 Wita dipimpin Pater Piter, diikuti sekitar 250 umat dengan suasana hening dan penuh kekhusyukan.

Sementara itu, Misa kedua dimulai pukul 08.15 Wita dipimpin Pater Roben, dengan jumlah umat meningkat hingga sekitar 400 orang.

Kehadiran umat yang lebih banyak pada sesi kedua tetap berlangsung tertib berkat pengaturan yang dilakukan petugas keamanan di lapangan.

Polres Ende menerapkan strategi pengamanan berlapis melalui kehadiran personel berseragam serta anggota intelijen di titik tertentu. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi potensi gangguan sekaligus memastikan situasi tetap kondusif selama pelaksanaan ibadah berlangsung.

Petugas juga ditempatkan untuk mengatur arus lalu lintas di depan gereja serta mengawasi area parkir kendaraan jemaat. Selain itu, pengawasan dilakukan di pintu masuk guna memastikan setiap umat yang hadir dapat memasuki lokasi dengan tertib.

Ipda Nasrudin menegaskan bahwa kehadiran aparat kepolisian merupakan bentuk pelayanan kepada masyarakat dalam menjamin kebebasan beribadah. Menurutnya, seluruh personel bertugas memberikan rasa aman agar umat dapat menjalankan ibadah dengan tenang dan penuh kekhusyukan.

Rangkaian ibadah Misa Minggu berakhir sekitar pukul 09.40 Wita dengan situasi tetap aman, lancar, dan terkendali sepenuhnya.

Umat kemudian membubarkan diri secara tertib dengan perasaan tenang berkat kehadiran aparat kepolisian yang siaga sepanjang kegiatan

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....