Geologi Laut dan Tanah Lunak Picu Guncangan Lebih Terasa pada Gempa di Flores Timur

  • 09 Apr 2026 16:13 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Flotim – Gempa bumi yang berpusat di laut wilayah Flores Timur dipengaruhi kondisi geologi setempat yang beragam. Struktur tanah dan batuan di sekitar episenter turut memperkuat intensitas guncangan yang dirasakan di daratan.

Berdasarkan data geologi, lokasi episenter gempa berada di laut dengan wilayah terdekat memiliki morfologi yang bervariasi, mulai dari dataran hingga pegunungan. Kondisi ini membuat respons getaran gempa berbeda di tiap kawasan.

Secara litologi, daerah sekitar tersusun atas batuan gunungapi berumur tersier, batuan karbonat berumur kuarter, serta batuan gunungapi berumur kuarter. Komposisi ini menunjukkan wilayah tersebut terbentuk dari proses geologi yang kompleks dan berlapis.

Material batuan yang telah mengalami pelapukan serta sedimen permukaan menjadi faktor penting dalam memperkuat guncangan gempa. Lapisan ini cenderung lebih lunak sehingga dapat memperbesar efek getaran saat gempa terjadi.

Data tapak lokal atau vs30 menunjukkan klasifikasi tanah di wilayah terdampak terdiri dari Kelas Tanah C, D, dan E. Kelas C merupakan tanah sangat padat dan batuan lunak, sementara Kelas D dan E mencakup tanah sedang hingga lunak.

Keberadaan tanah dengan kategori lebih lunak, terutama pada Kelas D dan E, berpotensi membuat guncangan terasa lebih kuat dibandingkan wilayah dengan batuan keras. Hal ini menjelaskan mengapa sebagian warga merasakan getaran yang cukup signifikan.

Selain faktor tanah, sumber gempa juga berperan penting dalam karakter guncangan. Berdasarkan parameter sumber, gempa ini diperkirakan berkaitan dengan aktivitas sesar aktif di wilayah tersebut.

Sesar aktif merupakan rekahan di kerak bumi yang masih bergerak dan dapat memicu gempa sewaktu-waktu. Aktivitas ini menjadi salah satu penyebab utama terjadinya gempa di kawasan tektonik seperti Flores Timur.

Dengan kombinasi kondisi geologi, jenis batuan, serta keberadaan sesar aktif, gempa yang terjadi di wilayah ini memiliki karakteristik guncangan yang bervariasi. Pemahaman terhadap kondisi ini penting untuk mitigasi dan kesiapsiagaan masyarakat di daerah rawan gempa.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....