Polsek Lembor Mediasi Konflik Sopir Travel Ruteng–Lembor, Lima Poin Disepakati
- 08 Apr 2026 19:17 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Manggarai Barat -Konflik yang sempat memanas di jalur transportasi darat rute Ruteng–Lembor akhirnya berhasil diselesaikan secara damai. Melalui mediasi yang berlangsung di Aula Polsek Lembor pada Selasa 7 April 2026, para sopir travel dari kedua wilayah sepakat mengakhiri perselisihan dan menyusun aturan operasional bersama.
Mediasi yang dimulai pukul 14.00 WITA tersebut dipimpin Kapolsek Lembor, Ipda Vinsensius Hardi Bagus, serta dihadiri Koordinator Travel Ruteng Sebastianus Jebaru, Koordinator Travel Lembor Stefanus Gaur, dan sekitar 30 sopir yang beroperasi di jalur tersebut.
Dalam pertemuan itu, perwakilan sopir dari Ruteng menyampaikan klarifikasi terkait informasi yang beredar di media sosial. Sebastianus Jebaru menegaskan bahwa tudingan yang menyebut kepolisian berpihak kepada salah satu kelompok tidak benar.
“Narasi di media sosial yang menyebut polisi memihak itu tidak benar dan bukan berasal dari kami. Kami juga menyampaikan permohonan maaf atas situasi yang sempat terjadi,” ujar Sebastianus.
Sebagai bentuk kesungguhan untuk berdamai, pihaknya turut melakukan prosesi adat Manggarai sebagai simbol perdamaian dan persaudaraan.
Menanggapi hal tersebut, Kapolsek Lembor menegaskan bahwa kehadiran Polri bertujuan menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, termasuk bagi pelaku jasa transportasi dan penumpang.
“Kehadiran kami di lapangan semata-mata untuk memastikan situasi tetap aman dan kondusif. Kesepakatan ini adalah langkah penting agar ke depan tidak ada lagi konflik serupa,” kata Ipda Vinsensius.
Dari hasil mediasi, kedua pihak menyepakati lima poin utama sebagai pedoman bersama, yakni digitalisasi data sopir melalui grup koordinasi, pengaturan zonasi penumpang bagi masing-masing wilayah, larangan mengambil penumpang di luar kesepakatan, perlindungan rute lokal, serta pembentukan wadah komunikasi lintas wilayah.
Mediasi ini merupakan tindak lanjut dari insiden penghadangan travel yang terjadi pada 1 April lalu. Dengan adanya kesepakatan tersebut, diharapkan aktivitas transportasi di jalur Ruteng–Lembor kembali berjalan lancar dan kondusif.
Sebastianus Jebaru turut mengapresiasi peran Polsek Lembor yang dinilai mampu menjadi mediator yang adil dalam menyelesaikan konflik.
“Kami sangat berterima kasih kepada Polsek Lembor yang sudah memfasilitasi pertemuan ini. Dengan adanya kesepakatan bersama, kami bisa kembali bekerja dengan tenang,” ucapnya.
Pertemuan yang berakhir pukul 15.00 WITA itu berlangsung dalam suasana kondusif dan penuh kekeluargaan, menandai awal baru kerja sama antar sopir travel di wilayah Manggarai Raya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....