Polres Sikka Saring 120 Casis Polri Transparan

  • 06 Apr 2026 16:07 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Sikka — Di balik dinding ruang rapat Satya Prabu Markas Kepolisian Resor Sikka, langkah krusial bagi masa depan institusi Polri dituntaskan. Proses ini menjadi gerbang awal bagi para calon siswa yang ingin mengabdi melalui jalur kepolisian.

Senin pagi, 6 April 2026, atmosfer kedisiplinan dan ketelitian menyelimuti jalannya Sidang Administrasi Awal atau Wanjak. Forum ini menjadi tahapan penting dalam Penerimaan Terpadu Calon Siswa Polri Tahun Anggaran 2026.

Sidang tersebut bukan sekadar formalitas administratif, melainkan filter ketat untuk menjaring kandidat terbaik. Integritas peserta diuji sejak tahap dokumen sebagai fondasi utama sebelum melangkah ke seleksi lanjutan.

Wakapolres Sikka, Kompol Marselus Yugo Amboro, memimpin langsung jalannya sidang dengan menegaskan prinsip BETAH. Pendekatan Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis menjadi pijakan dalam setiap proses seleksi.

Polri juga menggandeng instansi lintas sektoral untuk memastikan validitas berkas para peserta. Kolaborasi ini menjadi bentuk komitmen menghadirkan seleksi yang objektif dan bebas dari praktik penyimpangan.

Perwakilan Dinas PKO, Eugenius Octaviandi K. Carvallo, menegaskan seluruh ijazah dari 120 peserta telah terverifikasi keasliannya. Hal ini menunjukkan tidak ada kompromi terhadap keabsahan dokumen pendidikan.

Sementara itu, Dinas Dukcapil melalui Muhamad Sihabudin memastikan seluruh dokumen kependudukan peserta sah secara hukum. Mulai dari KTP, Kartu Keluarga hingga akta kelahiran dinyatakan memenuhi persyaratan.

Dari total 132 pendaftar, hanya 120 peserta yang dinyatakan lolos verifikasi administrasi awal. Rinciannya terdiri dari satu calon Taruna Akpol, 116 calon Bintara, dan tiga calon Tamtama.

Para peserta yang dinyatakan Memenuhi Syarat akan melanjutkan seleksi ke tingkat Polda Nusa Tenggara Timur. Tahap berikutnya akan menguji kesiapan fisik, mental, dan kompetensi secara lebih mendalam.

Dalam arahannya, Wakapolres menekankan pentingnya pendampingan intensif selama proses seleksi lanjutan. Ia meminta personel yang ditugaskan memastikan para casis mendapatkan dukungan informasi dan moril yang optimal.

Sebanyak 120 peserta dijadwalkan bertolak ke Kupang pada Selasa, 7 April 2026 menggunakan KM Tidar. Setibanya di sana, mereka akan langsung menghadapi jadwal seleksi ketat yang telah ditentukan.

Kegiatan Wanjak yang berlangsung hampir satu jam ini ditutup pada pukul 09.40 WITA dalam kondisi aman dan tertib. Pengawasan dari Seksi Propam dan Siwas memastikan seluruh proses berjalan transparan dan akuntabel.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....