Gubernur NTT Bahas Program Strategis Perumahan Bersama Menteri PKP di Jakarta
- 05 Apr 2026 13:13 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Ende - Gubernur Nusa Tenggara Timur menghadiri undangan Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait, di Jakarta pada Kamis, 2 April 2026. Pertemuan tersebut membahas sejumlah program strategis untuk mendorong pembangunan sektor perumahan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di NTT.
Dalam pertemuan itu, terdapat tiga program utama yang menjadi fokus pembahasan, yakni bedah rumah, Kredit Usaha Rakyat (KUR) Perumahan, serta penataan kawasan kumuh. Program bedah rumah menjadi kabar baik bagi masyarakat karena mengalami peningkatan signifikan, dari 436 unit pada tahun 2025 menjadi 5.000 unit pada tahun 2026, atau meningkat hingga 12 kali lipat.
Program bedah rumah tersebut akan tersebar di 21 kabupaten dan 1 kota di NTT, dengan harapan mampu mempercepat penyediaan hunian layak bagi masyarakat berpenghasilan rendah. Selain itu, KUR Perumahan yang merupakan gagasan Presiden Prabowo Subianto hadir sebagai solusi pembiayaan rumah dengan subsidi bunga 5 persen dan tenor hingga 30 tahun.
Program KUR Perumahan ini menyasar berbagai kelompok masyarakat, mulai dari ASN golongan rendah, TNI/Polri, guru, nelayan, petani, hingga pelaku UMKM. Di sisi lain, pemerintah juga akan melakukan pembenahan kawasan kumuh yang terintegrasi dengan program pemberdayaan ekonomi melalui skema PNM, sehingga tidak hanya memperbaiki hunian, tetapi juga meningkatkan taraf hidup masyarakat.
Gubernur NTT menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas perhatian pemerintah pusat dalam mendorong pembangunan di daerah. Ia menegaskan komitmennya untuk menindaklanjuti arahan Menteri PKP dengan mengintegrasikan program perumahan dengan pemberdayaan ekonomi lokal.
“Kami juga siap menindaklanjuti arahan Menteri PKP untuk mengintegrasikan seluruh program ini dengan program pemberdayaan ekonomi di daerah,”kata Gubernur.
Dalam waktu dekat, Menteri PKP dijadwalkan berkunjung ke NTT guna memastikan implementasi program berjalan optimal, sebagai bagian dari kolaborasi kuat antara pemerintah pusat dan daerah dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....