OMK Lingkungan 10 Paroki Mautapaga Matangkan Tablo Jalan Salib Hidup

  • 02 Apr 2026 19:27 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Ende — Orang Muda Katolik (OMK) Lingkungan 10 terus mematangkan persiapan pelaksanaan tablo Jalan Salib hidup sebagai bagian dari rangkaian perayaan Paskah. Kegiatan ini menjadi bentuk nyata penghayatan iman sekaligus ruang pembinaan bagi kaum muda.

Seksi Kepemudaan Lingkungan 10, Kristoforus Nggala, saat diwawancarai RRI Ende di Aula PSE Ende, Kamis , 2 April 2026, menjelaskan bahwa persiapan telah dilakukan sejak satu bulan sebelum memasuki masa puasa. Ia mengatakan, seluruh unsur OMK, termasuk adik-adik dari kelompok Uika, terlibat aktif dalam menyiapkan tablo tersebut.

Ia mengungkapkan, secara teknis kegiatan terus ditata dengan melibatkan banyak pihak. Hampir seluruh warga, khususnya yang tergabung dalam OMK, turut ambil bagian sesuai peran dan tanggung jawab yang telah diatur dengan baik.

“Tablo Jalan Salib ini akan dilaksanakan pada tanggal 15 dan sudah menjadi kegiatan rutin sebagai ekspresi iman Orang Muda Katolik. Melalui kegiatan ini, mereka diajak untuk semakin menghayati makna penderitaan Kristus secara lebih nyata,” ujarnya.

Selain persiapan teknis, pihaknya juga melakukan aksi sosial di sepanjang ruas jalan yang akan dilalui saat pelaksanaan. Kegiatan ini bertujuan menumbuhkan kepedulian sosial sekaligus memperkuat kebersamaan antarumat.

Ia menambahkan, karya keselamatan Yesus yang tertuang dalam Kitab Suci menjadi dasar utama dalam pelaksanaan kegiatan ini. Oleh karena itu, OMK tidak hanya diajak memahami secara teoritis, tetapi juga menghidupi nilai-nilai tersebut dalam kehidupan sehari-hari.

“Harapan kami, Orang Muda Katolik dan anak-anak yang terlibat benar-benar memaknai arti keselamatan itu dalam kehidupan mereka, terutama dalam membangun relasi sosial dengan lingkungan sekitar,” ungkapnya.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa kehidupan masyarakat yang plural menuntut OMK untuk mampu mengimplementasikan nilai iman dalam kebersamaan dengan komunitas lain. Sikap saling menghargai, bekerja sama, dan menjaga keharmonisan menjadi bagian penting dari penghayatan iman tersebut.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin agar OMK mampu mewujudkan nilai keselamatan itu dalam kehidupan bersama, serta menjadi teladan di tengah masyarakat,” pungkasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....