Paroki Mautapaga Matangkan Liturgi Paskah Libatkan Umat Aktif

  • 02 Apr 2026 12:42 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Ende — Pastor Paroki Mautapaga Ende, Rd. Giovani Don Bosco Seso, menyampaikan pihaknya telah melakukan berbagai persiapan matang dalam menyambut Hari Raya Paskah 2026. Saat diwawancarai RRI Ende di Gereja Paroki Mautapaga, Kamis ,2 April 2026, ia menjelaskan bahwa sejak awal masa prapaskah, panitia Paskah telah dibentuk guna mendukung kelancaran seluruh rangkaian perayaan.

Ia menambahkan, dalam kepanitiaan tersebut, tugas dibagi secara terstruktur mulai dari liturgi, perlengkapan, tenda, parkiran dan keamanan, kebersihan, hingga sound system, dekorasi, dan audiovisual. “Panitia sudah kami bentuk sejak awal masa prapaskah, dan masing-masing sudah menjalankan tugasnya untuk memastikan seluruh persiapan berjalan dengan baik,” katanya.

Selain itu, berbagai persiapan teknis juga telah dilakukan, termasuk gladi bagi para petugas liturgi serta penataan sarana pendukung, baik di dalam gereja, halaman, maupun aula paroki. Rangkaian Pekan Suci diawali dengan perayaan Minggu Palma yang telah dilaksanakan dua kali, yakni pukul 06.00 WITA dan 08.00 WITA.

Sementara itu, perayaan Kamis Putih dilaksanakan dua kali, yakni pukul 18.00 WITA dan 20.30 WITA. “Pada Jumat Agung, pagi pukul 08.00 WITA dilaksanakan jalan salib di 15 titik lingkungan, kemudian dilanjutkan sore hari pukul 15.00 dan 18.00 WITA di gereja,” ungkapnya.

Ia menambahkan, perayaan Sabtu Suci juga dilaksanakan dua kali, yakni pukul 17.30 WITA dan 20.30 WITA. Sedangkan pada Hari Raya Paskah, misa dirayakan pukul 06.00 WITA dan 08.30 WITA. Menurutnya, secara garis besar liturgi Pekan Suci setiap tahun tetap sama karena memiliki dasar dan tata perayaan yang baku.

Namun, tahun ini terdapat penekanan pada keterlibatan umat di tingkat lingkungan. “Tahun ini kami membuat jalan salib tematis di lingkungan-lingkungan agar umat lebih terlibat, mulai dari anak-anak, remaja, keluarga muda hingga orang tua,” ujarnya.

Untuk memastikan keamanan dan ketertiban selama perayaan, pihak paroki juga menjalin kerja sama dengan berbagai pihak. “Kami melibatkan pihak keamanan seperti Polri, serta berkoordinasi dengan instansi terkait seperti PU dan perhubungan untuk pengaturan lalu lintas dan parkiran,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menekankan makna Paskah tahun ini diarahkan pada peningkatan kepedulian terhadap kehidupan, khususnya dalam keluarga. “Kami mengajak umat untuk semakin mencintai kehidupan, ramah terhadap anak-anak, peduli pada anak usia dini, serta menghindari kekerasan terhadap anak,” katanya.

Ia berharap, perayaan Paskah tidak hanya menjadi seremoni, tetapi mampu membawa perubahan nyata dalam kehidupan umat sehari-hari.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....