DPRD Nagekeo Tinjau Fenomena Tanah Bergerak di Ladolima Timur
- 31 Mar 2026 07:46 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Nagekeo - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Nagekeo melalui Komisi II dan III melakukan kunjungan kerja ke Kecamatan Keo Tengah pada Jumat, 27 Maret 2026. Kunjungan ini bertujuan meninjau langsung fenomena tanah bergerak yang terjadi di Desa Ladolima Timur, sekaligus memastikan penanganan yang tepat dan berbasis kajian ilmiah terhadap kondisi alam yang meresahkan masyarakat.
Tim kunjungan dipimpin oleh Cosmas Lawa Bago bersama anggota lintas komisi, yakni Antonius Sukadame Wangge, Elias Cima, Fabianus Mana. Turut hadir perwakilan BPBD Nagekeo, Nikson Nuwa, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, dan tokoh masyarakat setempat.
Dalam peninjauan, DPRD menemukan kondisi tanah terbelah membentuk cekungan serta kemunculan dua mata air baru, satu sejak November 2025 dan satu lagi pascakejadian terbaru. Temuan ini menjadi indikasi awal adanya pergeseran tanah yang memerlukan kajian geologi lebih mendalam untuk memastikan tingkat risiko terhadap keselamatan warga.
Usai peninjauan, DPRD bersama pemerintah menggelar dialog terbuka dengan masyarakat di posko pengungsian mandiri. Warga menyampaikan kebutuhan dasar serta dampak psikologis yang dialami. DPRD menegaskan bahwa fenomena alam tersebut membutuhkan kepastian berbasis kajian ahli, sehingga mendorong pemerintah menghadirkan tenaga geologi agar masyarakat memperoleh kejelasan dan rasa aman.
DPRD juga mengapresiasi langkah cepat BPBD Nagekeo yang mendorong warga melakukan pengungsian mandiri sebagai mitigasi awal. Selain itu, DPRD menilai pentingnya sinergi dengan lembaga teknis seperti BMKG untuk memberikan rekomendasi penanganan darurat. Pendekatan kolaboratif antara DPRD, pemerintah, dan masyarakat dinilai menjadi kunci agar setiap langkah penanganan tetap terarah dan efektif.
"Selain aspek teknis, DPRD menyoroti dampak psikologis yang dialami warga, seperti rasa cemas dan ketidakpastian. Untuk itu, DPRD mendorong pemerintah melibatkan psikolog, rohaniwan, dan tokoh agama dalam memberikan pendampingan berkelanjutan",ujarnya. Rekomendasi DPRD mencakup menghadirkan ahli geologi, memastikan logistik, pendampingan psikologis, penanganan darurat, hingga opsi relokasi jika kondisi dinyatakan berisiko tinggi.
Kosmas Lawa Bago menegaskan bahwa hasil kunjungan kerja ini akan ditindaklanjuti dalam forum resmi seperti Rapat Dengar Pendapat (RDP) dan sidang paripurna. Harapannya, masyarakat dapat segera memperoleh kepastian dan kembali merasakan rasa aman dalam menjalani aktivitas sehari-hari.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....