Gubernur NTT Dorong Mitigasi Bencana Berbasis Data dan Kolaborasi

  • 29 Mar 2026 19:39 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Ende - Gubernur Nusa Tenggara Timur, Emanuel Melkiades Laka Lena, menegaskan pentingnya pemetaan risiko bencana secara detail hingga ke tingkat individu masyarakat. Penegasan tersebut disampaikannya saat menerima audiensi Tim SIAP SIAGA Provinsi NTT di Rumah Jabatan Gubernur, Sabtu, 28 Maret 2026, sebagai langkah strategis memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana.

Dalam arahannya, Gubernur Melki menekankan pendekatan “by name by address” dalam pemetaan risiko, sehingga penanganan tidak hanya berbasis wilayah, tetapi juga menyasar langsung masyarakat terdampak. Menurutnya, pendekatan ini penting untuk memastikan intervensi yang lebih tepat sasaran dan efektif.

Ia juga mengingatkan potensi dampak El Nino yang diperkirakan cukup kuat tahun ini, khususnya bagi wilayah-wilayah kering di NTT. Berdasarkan informasi dari BMKG, pemerintah daerah diminta mengantisipasi skenario terburuk dengan mempertimbangkan faktor lingkungan, ekonomi, hingga geopolitik global.

Lebih lanjut, Gubernur menegaskan bahwa penanganan bencana harus dilakukan secara komprehensif dan melibatkan seluruh sektor, tidak hanya BPBD. Pendekatan ini mencakup tahapan pra-bencana, tanggap darurat, hingga pasca-bencana sebagai bagian dari upaya menjaga ketahanan masyarakat secara menyeluruh.

“Penanganan bencana bukan hanya tanggung jawab BPBD, tetapi harus melibatkan seluruh sektor sebagai bagian dari upaya menjaga ketahanan masyarakat NTT,” kata Gubernur.

Dalam pertemuan tersebut, Tim SIAP SIAGA juga memaparkan berbagai program penguatan sistem kebencanaan, termasuk rencana peluncuran buku pembelajaran pasca Siklon Tropis Seroja. Selain itu juga rencana kegiatan peringatan Hari Kesiapsiagaan Bencana Nasional pada April mendatang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....