Homestay Larantuka Penuh, Tamu Semana Santa Membludak

  • 28 Mar 2026 19:48 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Larantuka — Menjelang perayaan Semana Santa, ketersediaan penginapan di Larantuka semakin terbatas. Tingginya animo wisatawan membuat hampir seluruh homestay dan rumah warga telah penuh dipesan sejak jauh hari.

Pemilik homestay “Dewy Onong” di kawasan Duka, Larantuka, Yuliana Bire, saat diwawancarai oleh RRI Ende pada Sabtu, 28 Maret 2026, menjelaskan bahwa seluruh kamar di homestay miliknya telah dibooking sejak bulan Desember oleh para tamu yang ingin mengikuti rangkaian Semana Santa.

Ia mengungkapkan, tamu yang menginap berasal dari berbagai daerah, seperti Surabaya, Flores, Lombok hingga Labuan Bajo. Bahkan, sejumlah calon tamu dari Jakarta yang datang belakangan tidak dapat dilayani karena keterbatasan kamar yang tersedia.

Ia menambahkan, tren pemesanan tahun ini terjadi lebih cepat dibandingkan tahun sebelumnya. Para tamu umumnya sudah memesan jauh hari untuk memastikan ketersediaan tempat menginap, bahkan sebelum membeli tiket perjalanan.

Menurutnya, sebagian besar tamu akan terlebih dahulu menghubungi pihak homestay untuk memastikan ketersediaan kamar, baru kemudian memesan tiket. “Biasanya mereka pastikan tempat dulu, baru pesan tiket. Kalau mendesak, ada juga yang tetap datang karena punya kenalan,” ungkapnya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa fasilitas kamar ber-AC menjadi salah satu daya tarik bagi tamu. Namun, karena kapasitas terbatas, pihaknya terpaksa menolak banyak permintaan yang terus berdatangan hingga saat ini.

Kondisi serupa juga terjadi di hampir seluruh wilayah Larantuka. Rumah-rumah warga, termasuk milik masyarakat yang beragama muslim, turut dibuka untuk menampung tamu sebagai bentuk toleransi dan dukungan terhadap perayaan keagamaan tersebut.

Selain itu, koordinasi dengan berbagai pihak, termasuk OPD terkait, juga telah dilakukan. Sejumlah tamu dari instansi pemerintahan bahkan sudah melakukan pemesanan sejak awal untuk memastikan kebutuhan akomodasi mereka terpenuhi.

Ia menambahkan, pihaknya juga berupaya membantu calon tamu dengan menghubungkan mereka ke jaringan pemilik homestay lain maupun rumah pribadi yang masih memungkinkan untuk ditempati. “Kalau satu orang mungkin masih bisa dibantu, tapi sekarang hampir semua sudah penuh,” ujarnya.

Puncak kepadatan tamu diperkirakan mulai terjadi pada awal pekan, di mana seluruh penginapan dipastikan telah terisi penuh.

Di akhir wawancara, Yuliana Bire berharap pelaksanaan Semana Santa tahun ini dapat berjalan dengan lancar dan didukung kondisi cuaca yang baik. “Kami berharap semuanya berjalan aman, nyaman, dan cuaca mendukung. Tahun lalu hujan terus dari Rabu sampai Sabtu, semoga tahun ini lebih cerah,” pungkasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....