Gelombang Sedang Ancam Perairan NTT Hari Ini

  • 28 Mar 2026 08:16 WIB
  •  Ende
Poin Utama
  • BMKG merilis prakiraan cuaca maritim NTT untuk 28–29 Maret 2026
  • Gelombang laut 1,25–2 meter berpotensi terjadi di sejumlah perairan
  • Risiko tinggi bagi perahu nelayan dan kapal tongkang
  • Cuaca umumnya cerah berawan dengan potensi hujan ringan lokal
  • Angin bertiup dari timur–tenggara dengan kecepatan hingga 40 km/jam
  • Masyarakat diimbau mengutamakan keselamatan dan waspada

RRI.CO.ID, Kupang - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Tenau Kupang merilis prakiraan cuaca maritim untuk wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) yang berlaku Sabtu, 28 Maret 2026. Informasi ini disampaikan oleh prakirawan Edo Juan Alfian pada siaran pagi.

BMKG mengingatkan adanya potensi gelombang laut setinggi 1,25 hingga 2 meter yang tergolong kategori sedang. Kondisi tersebut diprediksi terjadi di sejumlah perairan strategis di wilayah NTT.

Wilayah yang terdampak antara lain Selat Sumba bagian selatan, perairan selatan Flores, dan perairan barat laut Sumba. Selain itu, perairan utara dan selatan Sabu Raijua, perairan utara Kupang-Rote, serta perairan selatan Timor-Rote juga berpotensi mengalami gelombang sedang.

BMKG menegaskan kondisi ini berisiko terhadap aktivitas pelayaran, terutama bagi perahu nelayan dan kapal tongkang. Oleh karena itu, masyarakat pesisir diminta meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di laut.

Secara umum, kondisi cuaca di wilayah perairan NTT diprakirakan cerah hingga berawan tebal. Namun, terdapat potensi hujan lokal dengan intensitas ringan di beberapa wilayah tertentu.

Hujan ringan diperkirakan terjadi di Selat Pantar, Selat Alor, dan perairan utara Timor pada siang hingga sore hari. Sementara itu, wilayah bagian timur berpotensi mengalami hujan pada malam hingga dini hari.

Untuk kondisi angin, BMKG mencatat arah angin bertiup dari timur hingga tenggara dengan kecepatan berkisar 8 hingga 40 kilometer per jam. Kecepatan tersebut setara dengan 4 hingga 20 knot yang dapat memengaruhi tinggi gelombang laut.

BMKG mengimbau masyarakat untuk selalu mengutamakan keselamatan dan memperhatikan informasi cuaca terkini. Peringatan dini maritim diharapkan menjadi acuan dalam merencanakan aktivitas di laut dan wilayah pesisir.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....