Gelombang Sedang Warnai Perairan NTT, Nelayan Diminta Waspada

  • 27 Mar 2026 20:07 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Ende – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui Stasiun Meteorologi Maritim Tenau Kupang merilis prakiraan cuaca maritim untuk wilayah Nusa Tenggara Timur, Jumat, 27 Maret 2026. Prakirawan BMKG, Prigan Jundan Wisanggeni mengatakan masyarakat perlu mewaspadai potensi gelombang sedang di sejumlah perairan.

Ia menjelaskan tinggi gelombang diperkirakan mencapai 1,25 hingga 2,5 meter. “Kondisi ini berpotensi terjadi di Selat Sape bagian selatan, Selat Flores Lamakera, perairan selatan Flores, perairan selatan Alor, Selat Sumba bagian barat, Laut Sawu, Selat Ombai, serta perairan sekitar Rote dan Sabu Raijua,” katanya.

Menurutnya, kondisi gelombang tersebut berisiko tinggi bagi aktivitas pelayaran. Terutama bagi perahu nelayan dan kapal tongkang yang beroperasi di wilayah tersebut.

Selain itu, cuaca di perairan NTT secara umum diprakirakan cerah berawan hingga hujan sedang. Ia menyebut angin bertiup dari arah barat laut hingga timur laut dengan kecepatan 15 hingga 50 kilometer per jam.

Ia mengimbau masyarakat, khususnya nelayan, untuk selalu memperhatikan informasi resmi BMKG sebelum melaut. “Jika kondisi cuaca tidak bersahabat seperti angin kencang dan gelombang tinggi, diharapkan tidak memaksakan diri untuk melaut,” ujarnya.

Ia menambahkan kondisi cuaca maritim bersifat dinamis dan dapat berubah sewaktu-waktu. Oleh karena itu, kewaspadaan menjadi hal penting dalam menjaga keselamatan di laut.

BMKG juga mengingatkan agar masyarakat terus memantau perkembangan informasi cuaca terbaru. Informasi tersebut dapat diakses melalui kanal resmi BMKG untuk mendukung keselamatan aktivitas pelayaran.

Ia berharap informasi ini dapat menjadi acuan bagi masyarakat pesisir dalam beraktivitas.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....