BMKG Prakirakan Cuaca Berawan hingga Hujan Ringan Besok
- 25 Mar 2026 20:08 WIB
- Ende
BMKG) memprakirakan kondisi cuaca di wilayah Kabupaten Sikka, Ende, dan Nagekeo pada Kamis, 26 Maret 2026 didominasi berawan tebal hingga hujan ringan. Kondisi ini berpotensi terjadi sejak pagi hingga siang hari di sejumlah wilayah.
Prakirawan BMKG Sikka, Juan Idhar Jannata, menyampaikan bahwa wilayah Maumere menjadi salah satu daerah yang berpotensi mengalami hujan ringan. Ia menegaskan kondisi tersebut perlu diwaspadai oleh masyarakat yang beraktivitas di luar rumah. “Untuk pagi hingga siang hari diperkirakan berawan tebal hingga hujan ringan di Maumere,” ujarnya dalam siaran informasi cuaca, Rabu, 25 Maret 2026.
Pada malam hingga dini hari, kondisi cuaca umumnya diperkirakan berawan hingga berawan tebal. Hujan ringan juga berpotensi terjadi di sebagian wilayah Kabupaten Sikka dan Nagekeo. Kondisi ini menunjukkan adanya peningkatan kelembapan udara pada malam hari.
Selain itu, suhu udara di ketiga wilayah tersebut diperkirakan berkisar antara 23 hingga 31 derajat Celsius. Suhu ini tergolong hangat dan masih dalam batas normal untuk wilayah Nusa Tenggara Timur.
Tingkat kelembapan yang cukup tinggi turut memengaruhi potensi terbentuknya awan hujan. Untuk arah angin, BMKG mencatat angin bertiup dominan dari arah selatan hingga barat.
Kecepatan angin rata-rata berada pada kisaran 5 hingga 8 kilometer per jam. Kondisi angin ini relatif stabil dan tidak berpotensi menimbulkan gangguan signifikan.
Di sektor kelautan, tinggi gelombang di perairan utara dan selatan Flores diperkirakan berkisar antara 0,5 hingga 1,25 meter. Kondisi tersebut masuk dalam kategori gelombang rendah sehingga relatif aman bagi aktivitas pelayaran.
Meski demikian, nelayan tetap diimbau untuk memperhatikan perkembangan cuaca terkini. BMKG juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologis.
“Kami menghimbau kepada masyarakat untuk mewaspadai dampak hujan yang dapat menyebabkan banjir, tanah longsor, dan pohon tumbang,” kata Juan. Ia juga mengingatkan masyarakat agar hanya mengakses informasi resmi dari BMKG guna menghindari hoaks.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....