Jenazah Nakes Korban Penyerangan Tambrauw Papua Tiba di Kampung Nduaria Ende

  • 20 Mar 2026 11:35 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Ende – Jenazah Yohanes Edwintus Bido, korban penyerangan orang tak dikenal di Kabupaten Tambrauw, Papua Barat Daya, tiba di Kampung Nduaria, Kecamatan Kelimutu, Kabupaten Ende, Kamis siang, 19 Maret 2026. Kedatangan jenazah disambut duka mendalam dari keluarga dan warga setempat.

Korban yang akrab disapa Edwin itu tiba setelah sebelumnya diberangkatkan dari Papua Barat Daya. Setibanya di Ende, jenazah langsung dibawa menuju kampung halaman untuk disemayamkan di rumah duka.

Sepanjang perjalanan menuju Kampung Nduaria, warga terlihat memadati ruas jalan desa. Kehadiran mereka menjadi bentuk penghormatan terakhir kepada korban yang dikenal sebagai pribadi ramah di lingkungan sekitar.

Penyambutan juga telah dilakukan sejak jenazah tiba di Bandara H. Hasan Aroeboesman Ende. Keluarga, kerabat, dan masyarakat tampak hadir untuk mengantar hingga ke rumah duka.

Perwakilan keluarga, Wilhelmus Hermanto Lose, menyebut korban dikenal sebagai pribadi yang baik di lingkungan sosialnya. Ia menilai banyaknya warga yang mengantar jenazah menjadi gambaran kedekatan korban dengan masyarakat. “Perjalanan dari Kota Ende hingga ke kampung ini luar biasa, itu membuktikan bahwa adik saya baik dengan semua orang,” ujarnya di rumah duka. Ia juga menyampaikan terima kasih atas dukungan masyarakat.

Setibanya di lokasi, keluarga inti korban terlihat dalam kondisi terpukul dan belum dapat memberikan keterangan kepada media. Hingga saat ini, belum ada informasi lanjutan terkait penanganan kasus penyerangan yang menewaskan korban.

Jenazah dijadwalkan dimakamkan pada Jumat siang, 20 Maret 2026 di Desa Nduaria. Prosesi pemakaman diperkirakan akan dihadiri masyarakat yang ingin memberikan penghormatan terakhir.

Peristiwa penyerangan oleh orang tak dikenal di Tambrauw tersebut menambah daftar kasus kekerasan yang menimpa warga sipil di wilayah tersebut.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....