Asuransi Tanggung Biaya Pemulangan Jenazah Wisatawan Austria dari Labuan Bajo

  • 03 Jun 2026 12:40 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Manggarai Barat - Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat memastikan proses pemulangan jenazah wisatawan asal Austria yang meninggal akibat terjatuh di jembatan gantung wisata Air Terjun Cunca Wulang, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), pada 24 Mei 2026 lalu tengah diurus dan seluruh biayanya ditanggung oleh pihak asuransi.

Kepala Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif dan Kebudayaan Kabupaten Manggarai Barat, Petrus A. Rasyid, mengatakan jenazah diperkirakan akan diberangkatkan dari Labuan Bajo menuju Denpasar pada Rabu atau Kamis pekan ini. Namun, jadwal pasti keberangkatan masih menunggu informasi resmi dari pihak terkait.

“Informasinya jenazah akan diberangkatkan ke Denpasar terlebih dahulu. Di sana nanti akan dikremasi sebelum dikirim ke negara asalnya,” kata Petrus, Selasa 2 Juni 2026.

Ia mengatakan, seluruh proses pemulangan jenazah, termasuk kremasi dan pengiriman ke negara asal, ditanggung oleh asuransi. Informasi tersebut diperoleh dari pihak Konsulat Jenderal yang menangani komunikasi dengan keluarga korban.

Petrus juga menambahkan, keluarga korban tidak datang ke Labuan Bajo selama proses penanganan jenazah berlangsung. Meski demikian, proses pengurusan pemulangan tetap berjalan melalui pihak-pihak yang ditunjuk dan berkoordinasi dengan asuransi.

Lebih lanjut, Ia menyampaikan, kemungkinan proses teknis pemulangan akan dibantu oleh sebuah yayasan yang bekerja sama dengan pihak asuransi. Namun hingga saat ini, mekanisme teknis pengiriman jenazah masih dalam tahap koordinasi.

Petrus menegaskan Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat bersama rumah sakit dan Dinas Kesehatan terus memberikan pelayanan sesuai prosedur, guna memastikan jenazah mendapat penanganan yang layak selama menunggu proses pemulangan.

“Yang pasti kami bersama rumah sakit dan Dinas Kesehatan tetap memberikan pelayanan terbaik agar jenazah dirawat sesuai SOP dan ditempatkan di fasilitas yang memang diperuntukkan untuk itu,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan tidak ada tekanan kepada pihak keluarga untuk segera mengambil jenazah. Namun, pemerintah daerah berharap proses administrasi dan pemulangan dapat berlangsung lebih cepat sehingga jenazah segera kembali ke keluarga di negara asalnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....