Erupsi Lewotobi Laki-laki Semburkan Abu 1.000 meter di atas puncak
- 19 Mar 2026 15:21 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Flotim – Gunung Lewotobi Laki-laki kembali mengalami erupsi pada Kamis 19 Maret 2026 pukul 14:36 WITA. Kolom abu terpantau mencapai sekitar 1.000 meter di atas puncak dan condong ke arah utara hingga timur laut.
Berdasarkan laporan resmi, tinggi kolom abu mencapai kurang lebih 2.584 meter di atas permukaan laut. Warna abu teramati kelabu dengan intensitas tebal, menunjukkan aktivitas vulkanik yang cukup signifikan.
Erupsi tersebut terekam melalui seismogram dengan amplitudo maksimum 14,8 mm. Durasi letusan tercatat sekitar 2 menit 10 detik, menandakan pelepasan energi dalam waktu singkat namun terukur.
Saat ini, status Gunung Lewotobi Laki-laki masih berada pada Level II atau Waspada. Kondisi ini mengharuskan masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi aktivitas lanjutan.
Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) merekomendasikan agar masyarakat dan wisatawan tidak melakukan aktivitas dalam radius 4 kilometer dari pusat erupsi. Langkah ini dilakukan untuk meminimalkan risiko paparan material vulkanik.
Selain itu, masyarakat diminta tetap tenang dan mengikuti arahan pemerintah daerah. Warga juga diimbau tidak mudah percaya terhadap informasi yang tidak jelas sumbernya, guna menghindari kepanikan.
Potensi bahaya lain yang perlu diwaspadai adalah banjir lahar hujan. Wilayah yang berisiko meliputi Dulipali, Padang Pasir, Nobo, Nurabelen, Klatanlo, Hokeng Jaya, Boru, hingga Nawakote, terutama saat terjadi hujan dengan intensitas tinggi.
Bagi warga yang terdampak hujan abu, penggunaan masker atau penutup hidung dan mulut sangat dianjurkan. Hal ini penting untuk melindungi sistem pernapasan dari partikel abu vulkanik.
Pemerintah daerah terus berkoordinasi dengan Pos Pengamatan Gunung Lewotobi Laki-laki di Desa Pululera, Kecamatan Wulanggitang, serta Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi di Bandung. Koordinasi juga dilakukan bersama BPBD Provinsi Nusa Tenggara Timur guna memastikan informasi yang disampaikan tetap akurat dan terkini.
PVMBG menegaskan akan terus memantau perkembangan aktivitas gunung tersebut. Masyarakat dapat memperoleh informasi resmi melalui pos pengamatan setempat atau langsung menghubungi PVMBG.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....