Jalan Wuring Rusak, Aktivitas Ekonomi Warga Terganggu

  • 18 Mar 2026 07:57 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Sikka - Ruas jalan menuju Kampung Wuring di Kelurahan Wolomarang, Kecamatan Alok Barat, Kabupaten Sikka, terus menuai keluhan dari masyarakat. Kondisi infrastruktur yang rusak parah dinilai menghambat aktivitas harian warga dan distribusi barang.

Kerusakan jalan mulai terlihat sejak depan eks Kantor BRI Unit Wuring hingga memasuki kawasan Pelabuhan Wuring. Lubang-lubang besar yang tergenang air saat musim hujan memperparah situasi di sepanjang jalur tersebut.

Genangan air tidak hanya memperlambat laju kendaraan bermotor, tetapi juga berpotensi menjadi sarang nyamuk. Hal ini menimbulkan kekhawatiran akan dampak kesehatan bagi warga sekitar.

Ruas jalan tersebut merupakan satu-satunya akses keluar masuk Kampung Wuring. Setiap hari, ratusan kendaraan mulai dari roda dua hingga roda enam melintasi jalur tersebut.

Tingginya mobilitas dipengaruhi aktivitas ekonomi di kawasan Pelabuhan Wuring yang menjadi pusat bongkar muat barang. Kapal-kapal ekspedisi dari Sulawesi dan wilayah sekitarnya rutin bersandar di pelabuhan tersebut.

Kondisi ini mendapat sorotan dari Fraksi Nurani Sejahtera yang merupakan gabungan Partai Hanura dan PKS. Mereka mendesak pemerintah daerah agar segera melakukan peningkatan kualitas jalan tersebut.

Sekretaris Fraksi Nurani Sejahtera, Beatus Wilfridus Djogo, menegaskan bahwa perbaikan Jalan Wuring merupakan kebutuhan mendesak. Pernyataan itu disampaikan saat Pemandangan Umum Fraksi terhadap LKPJ Bupati Sikka Akhir Tahun 2025, Kamis 12 Maret 2026.

Menurut dia, kondisi jalan yang tidak memadai mengganggu kelancaran transportasi dan aktivitas bongkar muat di pelabuhan. Dampaknya, distribusi barang menjadi terhambat dan berpotensi merugikan pelaku usaha.

Ia menambahkan, keterlambatan distribusi dapat mempengaruhi stabilitas ekonomi masyarakat setempat. Oleh karena itu, peningkatan ruas jalan dinilai penting untuk menunjang mobilitas dan keselamatan pengguna jalan.

Fraksi Nurani Sejahtera memandang bahwa pemerintah daerah perlu memberikan perhatian serius terhadap persoalan ini. Perbaikan infrastruktur jalan diharapkan segera direalisasikan guna mendukung pertumbuhan ekonomi kawasan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....