Relawan Bencana Butuh Mental Kuat
- 17 Mar 2026 01:53 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Ende – Menjadi relawan bencana ternyata membutuhkan mental yang kuat dan kesiapan fisik. Hal ini diungkapkan oleh relawan kebencanaan dari Lembata dalam sebuah perbincangan inspiratif tentang pengalaman di lapangan. Hai ini disampaikan Andre Kriting seorang relawan bencana alam ketika menjadi narasumber dalam program SPADA di pro2 RRI Ende, Rabu 11 Maret 2026.
Andre menceritakan pengalamannya selama bertahun-tahun terlibat dalam kegiatan kemanusiaan. Ia mulai aktif menjadi relawan sejak tahun 2011 setelah mengikuti pelatihan di Palang Merah Indonesia.
Awalnya ia hanya mengikuti kegiatan relawan untuk mengisi waktu setelah menyelesaikan kuliah. Namun setelah terjun langsung ke lapangan saat terjadi bencana banjir, ia merasa kegiatan tersebut sangat bermanfaat bagi masyarakat.
Pengalaman paling berkesan baginya terjadi saat bencana badai Seroja di Lembata. Saat itu ia ikut dalam tim pencarian dan evakuasi korban yang terdampak bencana.
| Baca juga: TNI-Polri Ngada Perkuat Iman lewat Binrohtal |
“Pengalaman yang tidak bisa saya lupakan adalah ketika harus berhadapan langsung dengan korban yang meninggal dunia saat proses pencarian,” kata Andre.
Menurutnya, menjadi relawan tidak hanya soal membantu, tetapi juga membutuhkan kesiapan mental yang besar. Ia menilai relawan harus siap menghadapi berbagai situasi sulit di lapangan.
Meski begitu, Andre tetap berkomitmen untuk terus terlibat dalam kegiatan kemanusiaan. Ia berharap semakin banyak anak muda yang tergerak menjadi relawan untuk membantu masyarakat saat terjadi bencana.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....